Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

sertifikasi-vanue-management-specialist-bnsp
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Sertifikasi Vanue Management Specialist BNSP

Sertifikasi Vanue Management Specialist BNSP LSP JDI – Dalam suksesnya sebuah penyelenggaraan event hal yang paling crusial adalah pemilihan venue yang sesuai dengan jenis eventnya. Venue pada penyelenggaraan MICE merupakan aspek penting dan menjadi salah satu barometer dalam perkembangan MICE, baik pada taraf regional maupun global menunjukkan adanya tren standarisasi dengan menerapkan kriteria-kriteria tertentu dalam industry MICE. Venue tersebut menjadi standarisasi sebuah penyelenggaraan kegiatan MICE. Indonesia merupakan destinasi MICE yang sudah terkenal seperti Medan, Padang/bukit tinggi, Batam, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Lombok, Blikpapan, Bali, Makassar, Manado, Solo. Setelah kita merencang suatu event yang akan dilaksanakan maka venue mejadi poin tenting yang harus di pikirkan. Manajemen event harus mengetahui venue tersebut seperi apa dan harus sesuai dengan vent yang akan dilaksanakan. Selain itu komunikasi menjadi sangat penting karena merupakan kunci ketika berhadapan dengan  berbagai pemangku kepentingan yang terlibat misalnya, asosiasi, peserta, vendor. Sertifikasi Vanue Management Specialist BNSP Jika kamu ingin mengikuti sertifikasi Event Venue Management kami bisa mengikuti di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia selain skema tersebut ada beberapa skema lagi untuk bidang MICE yang dapat anda ikuti seperti Skema Marketing Comunication Specialist, Bidding Specialist, Manajemen Penataan Pertunjukan, Memproses Pendaftaran, Pendamping dan Penghubung VVIP-VIP, Pendirian Panggung Pameran, Pengadaan Logistik Acara. Ada 7 unit yang harus kamu kuasai antara lain adalah: NO KODE UNIT UNIT TAHUN 1 N.82MIC00.025.1 Memilih Tempat dan Lokasi Kegiatan 2018 2 N.82MIC00.058.2 Menangani Perizinan Kegiatan 2018 3 N.82MIC00.060.2 Menangani Keramaian 2018 4 N.82MIC00.026.1 Memperoleh dan Mengelola Peserta Pameran 2018 5 N.82MIC00.041.1 Mengelola Prasarana Acara 2018 6 N.82MIC00.049.1 Merencanakan dan Mengalokasikan Lahan Pameran 2018 7 N.82MIC00.096.1 Memantau Akses Pintu Masuk ke Tempat Acara 2018 Berikut untuk persyaratan yang harus dilengkapi oleh peserta: Persyaratan Dasar Pemohon Minimal 12 bulan pengalaman kerja (surat rekomendasi) dan/atau Pernah mengikuti pelatihan yang relevan (sertifikat pendukung) Persyaratan Administrasi Ijazah Terakhir KTP Pas Foto 3×4 (4 lembar) *dikumpulkan hardfile ke manajemen LSP CV (daftar riwayat hidup) Job desk Persyaratan Portofolio (bagi sertifikasi ulang) Sertifikasi kompetensi BNSP Berpengalaman kerja dibidang yang sama secara terus menerus min 2 tahun Peserta dapat berasal dari EO, PCO DAN PEO SDM yang berasal dari Hotel, Travel, Venue Usaha jasa pariwisata lainnya Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3-unit-kompetensi-sertifikasi-perawatan-wajah
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Unit Kompetensi Sertifikasi Perawatan Wajah

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Unit Kompetensi Sertifikasi Perawatan Wajah LSP JDI – Sertifikasi Perawatan Wajah Sertifikasi Perawatan Wajah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tidak bisa dipandang sebelah mata dalam bidang pekerjaan apapun, karena sangat terkait dengan sumber daya manusia sebagai pelaku kerja. Terlebih lagi pada bidang kerja tata kecantikan yang merupakan salah satu bidang pelayanan jasa. Apabila kegiatan yang dilakukan dalam bidang pelayanan jasa ini tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang terstandar, maka dapat menimbukan gangguan kesehatan dan keselamatan baik bagi pekerja, maupun bagi klien/pemanfaat jasa. Penyebab terjadinya gangguan kesehatan dan keselamatan kerja, yang disebabkan oleh faktor manusia (mahasiswa) adalah perilaku mahasiswa dalam melakukan praktik kerja, kompetensi yang belum dikuasai dengan baik oleh mahasiswa, prosedur kerja yang tidak diikuti dengan benar, dan kurangnya pengalaman. Sertifikasi Perawatan Wajah Tenaga kerja atau SDM bidang kecantikan tersebut harus faham tentang pentingnya melakukan prosedur K3. Faktor pemicu gangguan kesehatan dan keselamatan kerja yang disebabkan oleh bahan-bahan kosmetik yaitu bahan kimia Potensi yang mungkin timbul dari penggunaan bahan kosmetik ini antara lain: penyimpanan yang tidak tepat, seperti suhu ruang terlalu panas, tempat penyimpanan tidak memiliki ventilasi yang cukup, penataan kosmetik terlalu rapat dan padat. penggunaan kosmetik yang salah prosedur, seperti pencampuran beberapa kosmetik tidak sesuai perbandingannya sehingga dapat menimbulkan reaksi kimia yang merusak, penggunaan yang tidak sesuai kebutuhan, seperti kosmetik perawatan untuk kulit kering digunakan untuk merawat kulit berminyak, penggunaan kosmetik yang berlebihan, serta tidak menerapkan uji sensitivitas kulit terlebih dulu. Memperhatikan batas kadaluwarsa kosmetik sehingga akan menimbulkan kerugian baik dari segi kesehatan juga keselamatan kerja. Sensitivitas pengguna kosmetik,sehingga dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan, seperti beberapa jenis kosmetik memiliki bau menyengat yang tidak sedap, dapat menimbulkan rasa gatal bagi beberapa orang, dan lain sebagainya Sertifikasi Perawatan Wajah Berikut adalah pembahasan sedikit mengenai salah satu unit kompetensi menerapkan lingkungan kerja bersih dan aman sesuai pronsip keselamatan dan kesehatan kerja pada Skema Perawatan Wajah untuk unit kompetensi lainnya akan kami bahas di artikel selanjutnya. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia Selain skema tersebut kamu juga dapat mengikuti sertifikasi lainnya di bidang kecantikan tersebut seperti Skema Pijat Kehamilan (prenatal) dengan SPA, Skema Pijat Bayi dengan SPA, Skema Perawatan Wajah, Skema Perawatan Melahirkan Khas Indonesia, Skema Perawatan Badan. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

sertifikasi-bidang-kecantikan
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Sertifikasi Bidang Kecantikan

Sertifikasi Bidang Kecantikan LSP JDI – SDM bidang kecantikan wajib kantongi sertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan yang kompeten, maka di wajibkan untuk perusahan mempunyai SDM yang berkompeten dengan mengikuti sertifikasi kompetensi sesuai dengan bidang dan skema. Perkembangan berbagai bidang kehidupan yang cepat telah mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia sehari-hari dan merubah kehidupan masyarakat termasuk merubah cara berfikir masyarakat bagaimana dan dimana orang ingin bekerja, bagaimana belajar dan bergaya hidup. Dengan demikian masyarakat perlu memperoleh pengetahuan, pemahaman dan keterampilan serta nilai-nilai yang berhubungan dengan perubahan agar dapat mengikuti perkembangan masa kini dan masa depan. Sertifikasi Bidang Kecantikan Seperti kita lihat Tata Kecantikan Kulit berkembang dengan pesat dan selalu mengikuti trend-trend mode mutakhir dari luar atau Internasional yang masuk ke Indonesia dengan pesat dan hal ini akan membuat masyarakat mengikuti perkembangan mode tersebut sehingga para ahli kecantikan harus belajar dan menggali ilmu terus menerus agar tidak ketinggalan. Kecantikan merupakan keelokan baik wajah maupun rambut secara menyeluruh. Kecantikan juga merupakan sesuatu yang indah, memiliki keseimbangan/keserasian harmoni dan simetris antara bagian tubuh lainnya. Setiap manusia pasti senang dengan sesuatu yang indah dan cantik terutama bagi kaum wanita. Perawatan kulit wajah merupakan tindakan paling penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran kulit wajah agar kulit wajah terhindar dari sel-sel kulit mati, debu, kotoran, sisa-sisa make up yangn menempel pada kulit wajah, dan juga untuk menghindari terjadinya berbagai masalah pada kulit. SDM atau tenaga bidang kecantikan kini dapat mengikuti sertifikasi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia dengan berbagai skema yang dapat anda ikuti antara lain adalah Skema Pijat Kehamilan (prenatal) dengan SPA Skema Pijat Bayi dengan SPA Skema Perawatan Wajah Skema Perawatan Melahirkan Khas Indonesia Skema Perawatan Badan Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

pemandu-ekowisata-harus-bersertifikasi
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Pemandu Ekowisata Harus Bersertifikasi

Pemandu Ekowisata Harus Bersertifikasi LSP JDI –  Dalam meningkatkan SDM pada bidang pariwisata seorang pemandu ekowisata harus memiliki sertifikasi. Hal ini merupakan pentingnya persaingan dunia kerja, tidak hanya berlandaskan mempunyai ijazah saja, seseorang yang bekerja di industri pariwisata harus dibekali dengan kompetensi. Agar dapat berlomba-lomba diakui dalam bisnis serta mendapatkan kedudukan yang unggul pada persaingan ekonomi dunia pada sekarang ini. Sumber Daya Manusia (SDM) dituntut untuk mampu mendapatkan keterampilan dan keahlian yang terakreditasi secara hukum. Pencari kerja diminta menyiapkan sertifikat kompetensi agar kompetitif menghadapi persaingan dunia kerja. Sebab, standar kompetensi sangat dibutuhkan perusahaan. Kriteria itu bahkan sudah diberlakukan sebagai syarat pencari kerja pada lowongan atau posisi tertentu. Mendasari hal itu, dunia pendidikan diminta membuat skema atau menyiapkan kurikulum sesuai dengan harapan industri pariwisata untuk dapat memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Oleh sebab itu seorang pemandu ekowisata harus mempunyai memiliki sertifikat untuk menunjang pekerjaan dibidangnya. Pemandu Ekowisata Harus Bersertifikasi Pemandu ekowisata mempunyai peran besar dalam memimpin grup wisatawan oleh sebab itu harus memiliki standar kemampuan sesuai bidang masing-masing dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. Seseorang pemandu wisata  khususnya bidang ekowisata dapat mengikuti sertifikasi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia dengan skema Kepemanduan Ekowisata. Tidak hanya pemandu ekowisata di LSP tersebut juga tersedia skema kepemanduan lainya seperti Skema Pemandu Museum dan Skema Pemandu Outbound. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

pengembangan-pariwisata-berkelanjutan-dengan-ekowisata-2
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dengan Ekowisata

Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dengan Ekowisata LSP JDI –  Pengembangan pariwisata merupakan suatu usaha secara terstruktur untuk membenahi objek dan kawasan yang ada dan membangun objek dan kawasan wisata yang baru yang akan dipasarkan pada calon wisatawan. Pengembanngan pariwisata pada prinsipnya sama dengan pengembangan produk wisata, yang mana dalam pengembangan produk wisata yang merupakan sarana pariwisata hendaknya disesuaikan dengan perubahan wisatawan Pariwisata Berkelanjutan atau Sustainable Tourism adalah pariwista yang berkembang sangat pesat, termasuk pertambahan arus kapasitas akomodasi, populasi lokal dan lingkungan, dimana perkembangan pariwisata dan investasi – investasi baru dalam sektor pariwisata seharusnya tidak membawa dampak buruk dan dapat menyatu dengan lingkungan, jika kita memaksimalkan dampak yang positif dan meminimalkan dampak negatif. Pembangunan pariwisata berkelanjutan pada intinya berkaitan dengan usaha menjamin agar sumber daya alam, sosial dan budaya yang dimanfaatkan untuk pembangunan pariwisata pada generasi ini agar dapat dinikmati untuk generasi yang akan datang. Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dengan Ekowisata Keberhasilan ekowisataa tergantung pada beberapa hal, yang dapat dibagi menjadi tiga faktor utama yaitu faktor struktural, eksternal dan internal. faktor yang berhubungan dengan kelembagaan, kebijakan dan regulasi pengelolaan kawasan ekowisata (tingkat lokal, daerah, nasional dan internasional). faktor eksternal merupakan faktor kunci yang berasal dari luar lokasi ekowisata tersebut, seperti kesadaran wisatawan akan kelestarian lingkungan, kegiatan penelitian/pendidikan di wilayah ekowisata untuk kepentingan kelestarian lingkungan dan masyarakat lokal. Sedangkan Faktor internal dapat diklasifikasikan seperti potensi daerah untuk pengembangan ekowisata, pengetahuan pemandu ekowisata tentang pelestarian lingkungan dan partisipasi penduduk lokal. Untuk menujang Pemandu Ekowisata yang berkompeten untuk pengembangan pariwisata berbasis ekowisata. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia telah mempunyai skema  baru yaitu skema kepemanduan ekowisata yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

sertifikasi-food-production-perhotelan
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Sertifikasi Food Production Perhotelan

Sertifikasi Food Production Perhotelan LSP JDI – Food production merupakan bagian dari departemen F & B bertanggung jawab untuk pembuatan makanan dan minuman di hotel . Tempat untuk melaksanakan pekerjaan yang disebut ” kitchen “. Food production ini adalah sebuah profesi kerja dalam sebuah manajemen hotel berbintang yang bekerja di belakang layar, masyarakat dengan istilah juru masak, koki atau cheff. Kompetensi yang dimiliki, ketelitian serta passion menjadi syarat utama yang harus dimiliki oleh profesi tersebut. Karena berkaitan dengan hidangan yang di konsumsi oleh pelanggan maka dari itu seorang food production harus betul-betul suka dan mempunyai hobi memasak. Sertifikasi Food Production Perhotelan Ketelitian dalam menakar porsi, kebersihan dalam memilih bahan masakan serta ketepatan waktu dan proses memasak merupakan hal-hal yang akan ditemui setiap saat saat bekerja. Meskipun tidak berinteraksi langsung dengan tamu-tamu hotel, pekerjaan ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata, karena diantara jenis pekerjaan yang lain, profesi ini memberikan penghasilan atau gaji yang berada di rating tertinggi diantara departemen atau profesi kerja yang lain, sesuai dengan posisi dan jabatan kerjanya.Dalam pekerjaannya profesi tersebut bertanggungjawab atas area dapur, baik itu untuk pengolahan makanan dan minuman mencangkup memberikan ide menu, memasak dan mendekorasi/ plating makanan) maupun untuk kebersihan area dapur. Sertifikasi tersebut mengacu pada SKKNI (Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) serta berlisensi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia dengan mempunyai 3 skema bidang Food Production, skema tersebut antara lain adalah:                 Skema Baker Skema sertifikasi Baker adalah uji kompetensi yang diikuti oleh seseorang yang berprofesi sebagai tukang roti, Mencampur dan memanggang bahan untuk memproduksi roti, roti rolls, cookies, kue, pie, pastries, atau makanan yang dipanggang lainnya. Sertifikasi tersebut cocok untuk baker yang bekerja di toko roti, restoran, hotel, atau bisnis lainnya.                 Skema Demi Chef Skema sertifikasi Demi Chef ini adalah uji kompetensi yang diikuti oleh para koki ataupun chef bisa juga usaha catering yang akan menambah pengalamannya mempunyai sertifikasi sebagai bukti legalitas profesi.                 Skema Bartender Skema sertifikasi Skema Bartender adalah uji kompetensi yang di peruntukkan bagi seseorang yang bekerja di suatu bar ataupun hotel yang menyediakan atau meracik munuman. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

manajement-event-pada-pelaksanaan-mice-2
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Manajement Event pada Pelaksanaan MICE

Manajement Event pada Pelaksanaan MICE LSP JDI – Manajemen event adalah bagian dari ilmu manajemen yang mencipatakan dan mengembangkan sebuah kegiatan dengan tujuan untuk mengumpulkan orang-orang di satu tempat, melakukan serangkaian aktivitas yang teratur untuk memperoleh suatu informasi atau menyaksikan suatu kejadian. Sebagian orang menyebut manajemen event sebagai bagian dari manjemen proyek. Namun terlepas dari hal itu, dengan melihat kegiatannya yang melibatkan banyak orang dan dilihat dari sisi perusahaan, maka event termasuk dalam kajian komunikasi pemasaran seperti halnya periklanan dan promosi. Manajemen event dapat diartikan sebagai pengorganisasian sebuah kegiatan yang dikelola secara professional, sistematis efisien, dan efektif. Kegiatan ini meliputi konsep (perencanaan) sampai dengan pelaksanaan hingga pengawasan. Dalam manajemen event, semua orang harus bekerja keras dengan visi yang sama untuk menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan harapan. Ketika melakukan manajemen event semua orang harus bekerja keras dengan visi yang sama untuk menghasilkan event yang sesuai dengan yang kita harapkan. Sangatlah diperlukan kekompakan pada setiap orang yang terlibat dalam sebuah tim. Maksudnya, dalam sebuah tim itu tidak boleh merasa dirinya paling kuat, hebat dalam menjalankan tugas, tapi semuanya harus saling bergantung satu sama lain. Manajement Event pada Pelaksanaan MICE Dalam kegiatan MICE perlu adanya berbagai bidang agar sukses dalam penyelenggaraan kegiatan MICE. Banyak yang kita ketahui tentang berbagai manajemen dalam pelaksanaan MICE diantarannya adalah Event Organizer (EO), Production House (HP), Communication,  Agency, Panitia Pelaksana, Organizing Committee. Ada berbagai cara untuk merancang suatu event dalam pelaksanaan MICE diantaranya adalah Menentukan tujuan event     Menentukan kemasan event     Menyusun detail event     Menyusun tim kerja     Menyusun anggaran kegiatan     Menggandeng mitra strategis Untuk menjadi tim bagian dari pelaksanaan kegiatan MICE tentunya banyak yang harus diperhatikan salah satunya adalah dengan SDM yang handal dan professional dalam bidang tersebut dan cara untuk mejadi seorang SDM tersebut yaitu mengikuti sertifikasi untuk membuktikan kompetensi kerja di bidangnya. Maka dari itu seeorang SDM yang sudah mengikuti sertifikasi akan lebih mudah untuk terjun di suatu event. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia, seorang SDM yang ingin bekerja atau menekuni pada bidang MICE dapat mengikuti sertifikasi dengan skema Marketing Communication Specialist, skema Bidding Specialist, skema Venue Management Specialist, skema Pendamping dan Penghubung VVIP-VIP Liaison Office, skema Event Registration. Sertifikasi tersebut bias diikuti tidak hanya SDM dibidang MICE tetapi masyarakat umum yang ingin mengembangkan potensinya di bidang MICE. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

skema-sertifikasi-kompetensi-tata-boga-2
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Skema Sertifikasi Kompetensi Tata Boga

Skema Sertifikasi Kompetensi Tata Boga LSP JDI – Dalam menghadapi keterbukaan ekonomi, sosial dan budaya antarnegara secara global, khususnya pada era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang diberlakukan akhir tahun 2015. Indonesia harus dapat menyediakan tenaga kerja terampil menengah hingga profesional baik untuk bekerja di negara sendiri maupun di negara anggota MEA. Tak terkecuali dalam bidang tata boga. Tata boga merupakan ilmu pengetahuan mengenai seni mengolah makanan, mulai dari persiapan, pengolahan, hingga cara menghidangkan makanan. Berbagai aspek tata boga, baik tentang tekstur makanan, mutu panganan, maupun kandungan nilai gizi dipelajari oleh ilmu Tata Boga. Tata boga adalah pengetahuan di bidang boga (seni mengolah masakan) yang mencakup ruang lingkup makanan, mulai dari persiapan pengolahan sampai dengan menghidangkan makanan itu sendiri yang bersifat tradisional maupun Internasional. Memperkenalkan dan mengajarkan pengetahuan bahan dasar/utama, nutrisi dan gizi, teknik pembuatan dan pengolahan berbagai jenis masakan dari seluruh dunia secara benar dan higienis sampai menjadi produk bercitarasa tinggi, serta teknik penyajiannya yang benar Dengan mengikuti sertifikasi tersebut mempunyai keuntungan antara lain bagi Pencari Kerja yang mempunyai sertifikat kompetensi, maka Kredibilitas dan kepercayaan dirinya akan meningkat; Mempunyai bukti bahwa komptensin yang dimiliki telah diakui; Bertambahnya niali jual dalam rekrutmen tenaga kerja; Kesempatan berkarir yang lebih besar; Mempunyai parameter yang jelas akan adanya keahlian dan pengetahuan yang dimiliki. Sedangkan bagi Karyawan di tempat kerja yang telah bersertifikat maka jenjang karir dan promosi yang lebih baik; Meningkatkan akses untuk berkembang dalam profesinya Pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki. Bagi kalian sebagai mahasiswa jurusan tata boga atau mengeluti bidang kuliner sangat diperlukan sertifikasi sebagai bukti keahlian (kompetensi). Sertifikasi tersebut dapat anda ikuti di Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonsia dengan skema Commis Pastry, Baker, Bartender, Demi Chef, Barista, Pengolahan Hidangan Indonesia dan masih banyak skema bidang pariwisata lainnya. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Scroll to Top