Featured post

BNSP Survaillance Rutin LSP Pariwisata DIY

lsp pariwisataDalam rangka penguatan skema sertifikasi kompetensi dan pedoman BNSP 201/2014, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mengunjungi LSP Pariwisata DIY untuk survaillance (penilikan) (21/10) kemaren. Lead Assesor yang diketuai Darma Setiawan menyampaikan pada rapat pembukaan audit bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Pihaknya hanya ingin memastikan bahwa LSP Pariwisata DIY dapat berkembang dan memiliki peserta yang konsisten dan cukup banyak. Darma mengapresiasi apa yang dilakukan LSP Pariwisata DIY pada semester pertama tahun 2015 Januari-Juni, karena dari laporan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif LSP Pariwisata Cabang DIY menunjukkan perkembangan yang sangat positif dan signifikan dalam perolehan klien. Pihaknya yakin kondisi LSP Pariwisata akan lebih maju seiring dengan kebutuhan tenaga kerja menghadapi MEA. Continue reading

120 Pelaku Wisata Homestay di DIY Disertfikasi Oleh LSP Pariwisata DIY

pelatihan KUKMMelalui kerjasama dengan Kementrian Koperasi dan KUKM RI, 120 orang pelaku Homestay di DIY disertifikasi kompetensi bertempat di Hotel Burza, 1-3 Maret 2017. Dalam kesempatan ini hadir pada saat pembukaan Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM, RI Rully Nuryanto untuk memberikan sambutannya. Disampaikan oleh Ruly bahwa sekarang era sertifikasi kompetensi sehingga tuntutannya setiap SDM yang ada wajib sertifikasi. Disampaikan juga oleh Rully Jogja merupakan salah satu destinasi pariwisata membutuhkan SDM yang kompeten dan ramah. Continue reading

Pemerintah Wajibkan Setiap tenaga kerja di bidang pariwisata yang bekerja di Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki Sertifikat Kompetensi.

Hk pak bosco sewMelalui Kementrian Pariwisata RI, pemerintah wajibkan setiap tenaga kerja di bidang pariwisata yang bekerja di Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk tenaga kerja asing, wajib memiliki Sertifikat Kompetensi. Melalui peraturan menteri pariwisata RI No 19 tahun 2016  Tentang Pemberlakukan WAJIB SERTIFIKASI KOMPETENSI DI BIDANG PARIWISATA. Hairullah Gazali Direktur Eksekutif LSP Pariwisata Cab DIY menyambut positif apa yang dilakukan oleh pemerintah karena telah mendorong percepatan proses sertifikasi. Ditambahkan oleh Hairullah, dijelaskan pada pasal 2  bahwa sertifikasi kompetensi ini diberikan kepada tenaga kerja yang telah menguasai kompetensi kerja tertentu sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pariwisata, standar internasional dan/atau standar khusus.

Continue reading

LSP Pariwisata Bekerjasama dengan Exo Travel Lakukan Uji Kompetensi

Exo LogoSaat ini Indonesia menghadapi tantangan internal maupun eksternal. Tantangan internal adalah minimnya tenaga kerja siap pakai yang benar-benar mampu bekerja sesuai dengan standar kerja industri. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa di satu sisi permintaan tenaga kerja dari pihak industri tetap ada, namun dilain sisi kesiapan tenaga kerja atau lulusan sebuah lembaga pendidikan kurang memadai kualifikasinya. Human Resources Supervisor Exo Travel yang bergerak di bidang biro perjalanan wisata Jogja, khusus inbound dengan market utama wisatawan dari Eropa, UK dan USA Banyuwerti T. Ramadhanty memaparkan  bagi  BPW, uji kompetensi ini dapat mengukur kompetensi kami sesuai dengan standar industri yang berlaku serta dapat mengukur daya saing SDMNYA. Menurut Banyuwerti, tantangan eksternal adalah globalisasi yang dipicu oleh perkembangan teknologi yang sangat cepat dan semangat liberalisme. Globalisasi juga ditandai oleh meningkatnya persaingan bebas yang mengharuskan setiap tenaga kerja atau lembaga pendidikan untuk meningkatkan daya saing lulusannya.

LSP Pariwisata Tetapkan Skema Cluster Baru Untuk Uji Kompetensi

Uji Kompetensi Abhayagiri

Uji Kompetensi Abhayagiri

Dalam rangka meningkatkan kinerja LSP Pariwisata, dan untuk menjawab tantangan global. Hairullah Gazali Direktur LSP Pariwisata DIY menyatakan bahwa kebutuhan tenaga kerja sampai saat ini sangatlah beragam oleh karena itu, lembaga sertifikasi sendiri sabagai bagian penting dalam peningkatan SDM pariwisata perlu terus berbenah. Ditambahkan juga oleh Hairullah dengan adanya skema cluster ini memperluas lingkup kerja LSP pariwisata DIY. Terdapat beberapa skema yang dulunya tidak ada namun untuk saat ini sudah ada seperti skema bakery.

Tahun ini juga LSP Pariwisata mendapatkan perpanjangan lisensi dari BNSP melalui keputusan ketua BNSP nomer Kep. 1178/BNSP/XII/2016. Licensi ini mulai berlaku semenjak ditetapkan. Dalam keputusan ini juga terdapat lampiran skema keputusan ketua BNSP.

Teknik Boga dan Busana, FT Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan uji kompetensi

image1-1

Program Studi Pendidikan Teknik Boga, Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan uji kompetensi bidang Food and Beverage Service dengan skema klaster Waitperson bagi mahasiswa dengan bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Cabang DIY. Wika Rianawati, salah satu dosen Studi Pendidikan Teknik Boga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa dengan sertifikat pengakuan kompetensi agar mereka siap menapakai dunia industry. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang mahasiswa dan dilaksanakan di Laboratorium TLRT FT UNY, dan berakhir pada Selasa (26/11/2016).

35 Pramuwisata se Kaltim Ujikompetensi di LSP Pariwisata

image5Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Timur kembali menyelenggarakan sertifikasi kompetensi untuk pramuwisata sebanyak 35 orang se Kalimantan Timur yang berasal dari  travel agent dan biro perjalanan wisata di kabupaten dan kota.   Kegiatan ini dilaksanakan pada rentang waktu tanggal 9-11 Desember 2016 bertempat di Hotel Grand Sawit dan untuk TUK adalah Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda. Hairullah Gazali, Direktur Eksekutif LSP Pariwisata DIY menyampaikan bahwa setelah menjalani proses uji kompetensi 33 orang dinyatakan kompeten dan layak mendapatkan sertifikat uji kompetensi.   Continue reading