SDM Hotel Disertifikasi

Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata | LSP Pariwisata | Sertifikasi Kompetensi Pariwisata- Menyambut berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia melakukan sertifikasi terhadap sumber daya manusia pada hotel-hotel jaringan lokal. Dari sekitar 3.000 hotel, baru 40 persen yang menjalani program itu. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bidang Luar Negeri Jon Masli, Minggu (31/8/2014), di Jakarta.Menurut dia, sertifikasi dan uji kompetensi bagi SDM yang bergerak dalam bidang perhotelan penting dilakukan untuk meningkatkan daya saing di tengah gempuran SDM asing yang nantinya akan datang ketika MEA resmi berlangsung pada 2015. ”Sebanyak 3.000 hotel menjadi anggota kami, mulai dari hotel tak berbintang atau hotel melati amaris making bedhingga hotel berbintang satu sampai lima. Semua pegawainya nanti harus tersertifikat dan lolos uji kompetensi,” kata Jon.
Continue reading

SKKNI Hotel dan Restoran (Download Disini)

restoran-hotelLSP Pariwisata | SKKNI Hotel dan Restoran-Perkembangan Hotel dan restoran saat ini, menuntut kompetensi karyawan agar usaha tetap berjalan sesuai dengan yang dikehendaki. Dampak globalisasi, meningkatkan percepatan informasi pada masyarakat industri di berbagai belahan dunia, sehingga mobilisasi antar negara pada pelaku bisnis dan masyarakat pada umumnya menjadi lebih fleksibel. Jika terjadi perubahan dan perkembangan bisnis di Eropa dan Amerika, akan segera diikuti berbagai negara lainnya. Sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Continue reading

Pariwisata Berkualitas jika Turis Makin Betah Tinggal

blog_hotel-guests-first-impression-more-criticalLSP Pariwisata | Sertifikasi Usaha Pariwisata -Pariwisata tanpa Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional akan sulit berkembang. Maka perlu pembenahan dulu di sektor SDM, yang nantinya mampu mengelola kekayaan budaya Indonesia sebagai daya tarik pariwisata. Dengan SDM yang profesional juga bisa mengembangkan ekonomi kreatif, sekaligus meningkatkan pendapatan devisa negara. “Saya melihat, Indonesia sangat kaya dengan budaya. Masing-masing daerah punya daya tarik yang luar biasa. Sebagai contoh, di Bandung Jawa Barat, seni angklung sudah menjadi ikon daerah tersebut. Tidak heran jika banyak turis asing yang berusaha belajar angklung di sana. Demikian juga dengan Bali, cukup terkenal dengan pemahat patungnya. Itu sangat menarik untuk mendatangkan turis asing,” kata Dra. Sarwo Budi Wiryanti Sukamdani, Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia, saat ditemui di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Continue reading

APJI Seriusi Standar Kompetensi dan Standar Usaha

COV ER OMBUDSMANLSP Pariwisata | Sertifikasi Kompetensi Pariwisata -Dalam Focus Grup Discussion yang diselenggarakan oleh Lembaga Ombudsman Swasta DIY, Jumat (22/8) Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) DPD DIY, Lusi Enny Y. menyampaikan bahwa keseriusannya dalam menyikapi sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja di sektor Jasa Boga. Menurut Lussy akhir-akhir ini pasar Jasa Boga mulai sesak dengan pemain asing, bahkan ada  perusahaan asing di Indonesia, jelas-jelas tidak mau menggunakan catering dari kita (Indonesia) dan membawa provider perusahaan catering dari negara asalnya. Hal ini menjadi ironi, apalagi pasar bebas sudah berhitung mundur, jangan sampai kita kalah di negara sendiri. Pemerintah harus mengambil langkah-langkah cepat untuk mulai mendorong sektor  jasa boga atau catering agar tidak hanya berhenti di Industri rumahan saja. ”Pemerintah harus mendorong  kami agar lebih profesional dan berdaya saing, sementara itu kami secara internal akan menseriusi ini, agar  kami tidak kalah di pasar bebas” terangnya dalam FGD yang bertajuk Sertifikasi Kompetensi SDM Jasa Boga menghadapi pasar Bebas 2015, dikantor LOS Swasta DIY. Continue reading

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang SPA (download disini)

bunga spaSKKNI SPA | LSP Pariwisata -Dampak globalisasi, meningkatkan percepatan informasi pada masyarakat industri di berbagai belahan dunia, sehingga mobilisasi antar negara pada pelaku bisnis dan masyarakat pada umumnya menjadi lebih fleksibel. Jika terjadi perubahan dan perkembangan bisnis di Eropa dan Amerika, akan segera diikuti berbagai negara lainnya. Sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, kebutuhan untuk tampil prima menjadi hal yang utama baik bagi pelaku bisnis maupun masyarakat. Dalam konteks perkembangan bisnis, terdapat peluang bisnis untuk pelayanan agar selalu tampil prima, sehat dan cantik dalam pelayanan kesehatan yang dikenal dengan Spa dan Aromatherapy. Konsep kembali ke alam (back to nature) , dan peluang bisnis baru dalam bidang Spa yang menjanjikan, maka masyarakat industri di Indonesia tidak mau ketinggalan dengan membuka bisnis pelayanan Spa, baik yang bersifat waralaba dari negara lain maupun yang bersifat tradisional. Berbagai bisnis Spa yang terdapat di Indonesia diantaranya day spa, destination spa, resort spa, Hotel Spa dan lain sebagainya. Continue reading