Press Release Kegiatan

upacara 17 agustus 2025 lsp pariwisata jana dharma indonesia

LSPP Jana Dharma Indonesia Tampilkan Keberagaman Budaya Lewat Fashion Show Pakaian Adat pada HUT Kemerdekaan RI ke-80

Press Release Kegiatan

Yogyakarta, 17 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, LSPP Jana Dharma Indonesia menggelar upacara bendera. Bukan hanya khidmat dan penuh semangat, tetapi acara ini juga menyuguhkan sesuatu yang memikat, melalui fashion show yang menampilkan keberagaman pakaian adat budaya Indonesia. Mengapa LSPP memilih untuk merayakan HUT RI dengan cara ini? Apa yang membuat acara ini begitu istimewa? Yuk, simak bagaimana setiap detail acara ini menyatukan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Upacara Bendera yang Khidmat Upacara bendera dimulai pukul 07.30 WIB dan dipimpin oleh Direktur Utama Jogja Tama Tri Cita, Bapak Hairullah Gazali, S.E.,MBA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya untuk terus menjaga dan memperjuangkan kemerdekaan yang telah kita raih melalui kontribusi di bidang kreativitas, pariwisata dan pemberdayaan sumber daya manusia. “Pada peringatan kemerdekaan yang ke-80 ini, kita tidak hanya mengingat sejarah perjuangan, tetapi juga merenungkan bagaimana kita sebagai bangsa dapat terus maju dan berkontribusi positif. Mari tingkatkan semangat dan komitmen kita untuk menjadi perusahaan yang terdepan dan menjadi nomor satu. Tak lupa terus tingkatkan semangat kreativitas dan inovasi demi kemajuan bangsa,” ujar Bapak Hairullah Gazali. Upacara berjalan dengan khidmat. Seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat saat pengibaran bendera Merah Putih. Upacara bendera di LSPP Jana Dharma Indonesia bukan hanya tentang mengenang sejarah. Acara ini juga menjadi ajang merayakan kekayaan budaya Nusantara. Peserta yang hadir terdiri dari seluruh pimpinan, staf, dan tamu undangan. Mereka mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan tujuan untuk menunjukkan cinta dan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa. Keberagaman ini adalah identitas kuat yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia. Baca Juga: 7 Pertunjukan Jogja Paling Ikonik yang Wajib Masuk Bucket List Wisata Budaya Fashion Show untuk Merayakan Semangat Kemerdekaan melalui Bangga Berpakaian Adat Setelah upacara bendera selesai, acara dilanjutkan dengan fashion show yang mengusung tema “Semangat Kemerdekaan dengan Pakaian Adat Nusantara”. Fashion show ini menampilkan berbagai koleksi pakaian adat dari seluruh Indonesia yang para tamu undangan, staff karyawan, maupun internship kenakan. Para peserta fashion show terdiri dari para staf LSPP Jana Dharma Indonesia yang dengan bangga mengenakan busana tradisional dari Aceh, Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan berbagai daerah lainnya. Setiap tampilan dalam fashion show ini bukan hanya sekadar busana, tetapi juga membawa pesan tentang keberagaman Indonesia yang menjadi kebanggaan bersama. Fashion show ini juga bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan pakaian adat Indonesia yang semakin tergerus oleh perkembangan zaman. Melalui acara ini, LSPP Jana Dharma Indonesia berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih mengenal dan melestarikan kekayaan budaya yang bangsa Indonesia miliki. Acara Ramah Tamah Penuh Kebersamaan Setelah upacara bendera dan fashion show, rangkaian perayaan kemudian berlanjut dengan acara ramah tamah. Seluruh peserta berkumpul untuk menikmati momen santai dalam suasana penuh kekeluargaan. Tidak hanya makan bersama, momen ini juga diisi dengan sesi foto bersama. Para peserta berfoto dengan pakaian adat yang mereka kenakan, menciptakan kenangan yang tak terlupakan. Wajah-wajah ceria dan senyuman mengisi halaman kantor LSPP Jana Dharma Indonesia siang itu. Acara ini menjadi penutup yang sempurna dari peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-80. Semangat kebersamaan dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia terasa begitu kuat dalam setiap detiknya. Baca Juga: Keunikan Tradisi Pacu Jalur yang Mendunia Lewat TikTok Semangat Kemerdekaan dan Komitmen LSPP Jana Dharma Indonesia Peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 tahun ini mengingatkan kita untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Di tengah kemajuan teknologi dan globalisasi, semangat kemerdekaan harus tetap kita pertahankan dalam segala aspek kehidupan, termasuk di bidang pariwisata. LSPP Jana Dharma Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam dunia pariwisata Indonesia, dengan mencetak tenaga profesional yang terampil, berkompeten, dan memiliki rasa cinta terhadap budaya Indonesia. LSPP Jana Dharma Indonesia juga mendorong generasi muda untuk lebih aktif mempelajari dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia, termasuk dalam bentuk pakaian adat dan tradisi lokal. Selain itu, LSPP Jana Dharma juga berperan aktif dalam memberikan sertifikasi kepada para profesional di bidang pariwisata, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas industri pariwisata Indonesia di mata dunia.

BLK Magelang dan LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia Siapkan Mantan Narapidana Jadi Barista Profesional

ID, Press Release Kegiatan

Yogyakarta, 4 November 2024 – Sebuah langkah positif dalam pemberdayaan mantan narapidana dilakukan melalui program kerja sama antara Balai Latihan Kerja (BLK) Magelang, LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia, dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Magelang. Sebanyak 17 orang warga binaan mengikuti uji kompetensi untuk skema barista yang berlangsung pada [tanggal acara]. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis dan sertifikasi profesional kepada para peserta sebagai bekal mereka untuk membangun masa depan yang lebih baik. Pelaksanaan uji kompetensi ini dilakukan dengan menggandeng lembaga sertifikasi resmi dan berstandar nasional, memastikan bahwa para peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan praktis, tetapi juga pengakuan formal atas kompetensi mereka di bidang penyeduhan kopi. Profesi barista dipilih sebagai fokus program karena bidang ini memiliki prospek kerja yang menjanjikan, terutama dengan meningkatnya popularitas kafe dan industri kopi di Indonesia. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pengetahuan tentang berbagai jenis biji kopi, teknik penyeduhan, hingga penyajian minuman kopi yang kreatif. Kepala BLK Magelang, Ibu Agustina Panca Nugraheni, S.Sos, menyampaikan, “Program ini merupakan salah satu upaya nyata untuk mendukung mantan narapidana agar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Kami berharap uji kompetensi ini menjadi pintu masuk mereka untuk berkontribusi kembali dalam masyarakat secara positif.” Kegiatan uji kompetensi ini dilaksanakan di dalam area Lapas Magelang, dengan menghadirkan penguji profesional bersertifikat. Uji kompetensi melibatkan praktik langsung, mulai dari penyeduhan kopi dengan berbagai variasi, sehingga  peserta dapat membuat macam-macam jenis minuman berbasis kopi, serta penilaian terkait kebersihan dan tata kerja barista. Kepala Lapas Magelang, Bapak Bambang Wijanarko, A.Md.I.P., S.H., M.H menambahkan, “Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang berguna. Dengan dukungan dari BLK Magelang, program ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan daya saing mereka.” Setelah menyelesaikan uji kompetensi ini, peserta yang dinyatakan lulus akan menerima sertifikat kompetensi berstandar nasional. Sertifikat ini dapat menjadi modal utama mereka untuk mencari pekerjaan di industri kopi, baik sebagai barista profesional maupun membuka usaha sendiri. Melalui program seperti ini, pemberdayaan mantan narapidana tidak lagi sebatas wacana, tetapi menjadi solusi nyata untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Untuk Anda yang tertarik mengikuti pelatihan serupa, daftarkan diri Anda dalam program Sertifikasi Profesi Skema Barista bersama LSPP Jana Dharma Indonesia. Mari bersama menciptakan generasi yang kompeten dan berdaya saing! (LSP/kny) Untuk informasi selengkapnya, hubungi kami : WhatsApp : +6282322795991  Telp : 0274 543 761 Instagram : @jana_dharma_indonesia Email : [email protected]

strategi manajemen keberlanjutan dalam pertunjukan

Dorong Karier di Industri Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf dan LSPP Jana Dharma Indonesia Selenggarakan Sertifikasi Manajemen Penataan Pertunjukan Tahun 2024

ID, Press Release Kegiatan

Yogyakarta, 2 Agustus 2024 – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia kembali mengadakan Sertifikasi Uji Kompetensi Manajemen Penataan Pertunjukan yang berlokasi di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul Pada 1 Agustus 2024 lalu. Acara yang diadakan secara tatap muka ini mengundang atensi dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, UMKM, hingga insan muda seni kreatif Yogyakarta. Acara dihadiri oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Ibu Sulistiati Supriyadi, SE, MM, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Bapak Oneng Windu Wardana, S Si., M.Si, dan Direktur Operasional LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Bapak Rendy Sanjaya. Terhitung sebanyak 40 orang mengikuti agenda ini. Tidak heran, hal ini dikarenakan dengan mengikuti Sertifikasi Manajemen Penataan Pertunjukan  seseorang yang berprofesi dibidang MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) khususnya sosok Manajemen Penataan Pertunjukan dapat membuktikan keahliannya melalui legalitas bahwa Ia bernar-benar memiliki keahlian dibidang manajer penataan pertunjukan. Diawal Sambutannya, Ibu Sulistiati Supriyadi, SE, MM selaku perwakilan dari Kemenparekraf mengatakan “Seni pertunjukan di Gunung Kidul mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga masuk ke dalam Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia dengan subsektor seni pertunjukan sebagai subsektor unggulan.” Dalam hal ini, Kemenparekraf mengapresiasi Pemerintah Daerah Gunung Kidul yang turut mendukung pengembangan seni pertunjukan dengan menyelenggarakan berbagai acara seni, festival budaya, hingga workshop seni. Hal ini tidak hanya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni pertunjukan, tetapi juga memberikan platform bagi para seniman lokal untuk berkembang dan berkolaborasi “Salah satu tujuan dari sertifikasi untuk menjamin mutu dari profesi yang kita miliki disamping itu juga untuk menambah rasa percaya diri. Dengan kondisi SDM Kabupaten Gunung Kidul yang sedemikian rupa harus ada peningkatan Sumber Daya Manusia. Maka dari itu Dinas Pariwisata memiliki kewajiban untuk melatih kapasitas tenaga pariwisata yang ada. Harus ada jaminan untuk kemampuan skill profesi bidang pariwisata, Perlu adanya bentuk legal dalam bentuk sertifikasi. Maka dari itu dihadirkan kolaborasi pariwisata dgn kemenparekraf & menggandeng LSP “ Ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Bapak Oneng Windu Wardana, S Si., M.Si Atas dasar tersebut, Kemenparekraf bekerjasama dengan LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia melihat bahwa, kegiatan Uji Kompetensi Profesi Pariwisata Skema Manajemen Penataan Pertunjukan menjadi hal yang layak untuk diikuti oleh profesional dibidang tersebut. Direktur Operasional LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Bapak Rendy Sanjaya juga menambahkan “Pentingnya sertifikasi kompetensi bidang seni pertunjukan tidak hanya dalam konteks pengakuan profesionalisme, tetapi juga dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas karya seni yang dihasilkan. Dengan sertifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih menghargai dan mendukung perkembangan seni pertunjukan di Indonesia.” Adanya program Uji Kompetensi Profesi Pariwisata Skema Manajemen Penataan Pertunjukan, sebagai wujud salah satu ikhtiar langkah awal yang baik dalam wujud pengakuan bagi pelaku seni pertunjukkan di daerah Gunung Kidul. Serta bertanggung jawab akan profesi dalam dunia manajemen seni pertunjukkan. Dengan menganut semangat 3G (Gercep, Geber, dan Gaspol), Kemenparekraf bersama Dinas Pariwisata Gunung Kidul dan LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia mampu membawa dampak yang signifikan bagi kemajuan sektor Ekonomi Kreatif Indonesia yang unggul dan berkualitas (LSP/kny) Untuk informasi selengkapnya, hubungi kami : WhatsApp : +6282322795991  Telp : 0274 543 761 Instagram : @jana_dharma_indonesia Email : [email protected]

memperpanjang sertifikasi waiter

Lima Siswa VHS Yogyakarta Ikuti Uji Kompetensi di Bidang Perhotelan

Press Release Kegiatan

Yogyakarta, 27 Juni 2024 – Victoria Hotel School (VHS) Yogyakarta mengikutsertakan lima siswanya dalam ujian sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia. Acara ini dilaksanakan di gedung VHS Yogyakarta, Jombor dan berlangsung lancar dengan hasil yang memuaskan. Pada kegiatan ini, satu siswa mengikuti sertifikasi di bidang receptionist, satu siswa di bidang marketing communication specialist, dan tiga siswa di bidang waiter. Sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan para siswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri perhotelan dan pariwisata, sehingga mereka siap bersaing di dunia kerja. Kegiatan sertifikasi ini menghadirkan tiga asesor berpengalaman dari LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia. Proses penilaian dilakukan secara profesional untuk menguji kemampuan dan pengetahuan para siswa sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Seluruh siswa menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap tahapan ujian. Hasil yang dicapai memuaskan, di mana seluruh siswa dinyatakan kompeten dan berhasil lulus dengan memperoleh sertifikat BNSP. Sertifikasi ini memberikan nilai tambah bagi VHS Yogyakarta dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berkualitas. Baca juga: Keuntungan Perpanjang sertifikasi Receptionist untuk Meningkatkan Pelayanan Hotel Dengan adanya sertifikasi ini, para siswa VHS Yogyakarta kini memiliki bekal yang kuat untuk memasuki industri perhotelan dan pariwisata. Mereka diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama ini, serta terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan industri yang dinamis. Untuk informasi dan pendaftaran, hubungi kami: WhatsApp : (+62)82322795991 Telp : 0274 543 761 Instagram : @jana_dharma_indonesia Email : [email protected]

Kontribusi SPA Meningkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

Sertifikasi Profesi Skema Pemijatan Bayi Dengan SPA di Fakultas Vokasi UNY

Press Release Kegiatan

Pada hari Rabu (15 Mei 2024), telah dilaksanakan kegiatan sertifikasi profesi di Kabupaten Kulon Progo dengan skema Pemijatan Bayi dengan SPA. Kegiatan uji kompetensi ini diikuti oleh 16 orang asesi/peserta dan dua orang asesor. Tempat Uji Kompetensi (TUK) berlokasi di Universitas Negeri Yogyakarta yang berlokasi Laboratorium Praktik, Fakultas Vokasi Univeristas Negeri Yogyakarta (UNY) di Jl. Mandung, Serut, Pengasih, Kec. Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kegiatan ini, para peserta mengikuti kegiatan uji kompetensi. Diawal uji kompetensi, asesi diminta untuk melakukan simulasi menerima pelanggan, lalu praktik memberikan pijat bayi, dan diakhiri dengan simulasi menyerahkan bayi kepada pelanggan (orang tua bayi). Praktik dilakukan menggunakan boneka yang dibawa oleh masing-masing asesi. Proses uji kompetensi ini kemudian dinilai oleh tim asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia untuk dilihat kompetensi setiap asesi dalam melakukan pemijatan bayi. Para peserta akan dinyatakan kompeten jika lolos menjawab pertanyaan lisan dan tulisan yang diberikan oleh asesor. Baca juga: Manfaat Baby SPA untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi Untuk informasi dan pendaftaran, hubungi kami: WhatsApp : (+62)82322795991 Telp : 0274 543 761 Instagram : @jana_dharma_indonesia Email : [email protected]

LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia Meluncurkan Dua Skema Baru

LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia Menguji (Witness) Dua Skema Baru

Press Release Kegiatan

Yogyakarta, 27 April 2024– Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia melakukan witness dua skema sertifikasi baru dalam bidang pariwisata, yaitu “Melaksanakan Konsultasi Perencanaan Destinasi Pariwisata” dan “Melaksanakan Konsultasi Perencanaan Pemasaran Pariwisata”. Acara pengujian, yang bertajuk “Witness Penambahan Ruang Lingkup (PRL) 2 Skema Sertifikasi Baru”, akan berlangsung pada tanggal 27 April 2024 pukul 9.30 pagi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia. Skema sertifikasi baru ini bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dalam merencanakan dan melaksanakan strategi pemasaran serta pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan. Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan akan tercipta standar kompetensi yang lebih baik di industri pariwisata, serta memvalidasi kualitas bagi pelaku usaha dan calon tenaga kerja. Gambar: Master Asesor Melakukan Pengujian Skema Baru Pengujian dihadiri oleh Dr. Maria Tri Widayati, S.S.,M.Pd dan Dr. Minta Harsana, A.Par, M.Sc sebagai perwakilan dari master asesor, LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia, serta para pemangku kepentingan dan praktisi industri pariwisata. Selain pengujian tentang kedua skema sertifikasi baru, acara ini juga mencakup sesi diskusi dan sharing tentang pentingnya kompetensi dalam mengembangkan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan strategi pemasaran yang efektif. WhatsApp : (+62)82322795991 Telp : 0274 543 761 (Ninda) Instagram : @jana_dharma_indonesia Email : [email protected]  

pelaksanaan-uji-kompetensi-commis-pastry-budi-mulia-dua-culinary-school

Commis Pastry Muda Unjuk Gigi di Uji Kompetensi, Raih Sertifikasi Kompetensi

ID, Press Release Kegiatan

Yogyakarta, 24 April 2024 – Dalam upaya menjaga keberlanjutan dan kualitas industri kuliner, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta DIY telah sukses menyelenggarakan program penyelenggaraan keistimewaan di bidang kebudayaan. Program ini merupakan langkah dalam memajukan sektor pariwisata dan kuliner di DIY dengan memberikan sertifikasi kepada tenaga yang berprofesi di bidang Pastry. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia, menyelenggarakan sertifikasi uji kompetensi Commis Pastry. Acara ini diikuti oleh peserta dari SMK Negeri 6 Yogyakarta di Budi Mulia Dua Culinary School sebanyak 20 orang yang mengikuti uji kompetensi dalam bentuk praktikum (observasi) dan wawancara bersama 2 orang asesor, serta 4 orang lainnya mengikuti jalur portofolio. Kegiatan dimulai pada tanggal 23 April 2024 dengan pembukaan resmi di LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia. Di hari kedua, pada tanggal 24 April 2024, uji kompetensi praktik dilaksanakan di Budi Mulia Dua Culinary School. Selama proses uji kompetensi, peserta menunjukkan keterampilan dan pengetahuan mereka selama bekerja di bidang pastry. Baca juga: Mengapa LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia Terpercaya Untuk Sertifikasi Demi Chef? Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan industri kuliner di Yogyakarta semakin berkembang dan mampu bersaing secara global. Disnakertrans DIY bersama LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia terus berkomitmen untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan potensi lokal, termasuk dalam bidang kebudayaan dan pariwisata. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp : 0274 543 761 Instagram : @jana_dharma_indonesia Email : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

lsp-jdi-bekerjasama-dengan-kraton-dan-taman-sari-mengelar-sertifikasi-pramuwisata

LSPP Jana Dharma Indonesia Bekerjasama Dengan Keraton Yogyakarta dan Taman Sari Menggelar Sertifikasi Pramuwisata BNSP

ID, Press Release Kegiatan

Yogyakarta, 25 Agustus 2022 – Sertifikasi kompetensi bagi para pramuwisata merupakan langkah penting dalam menjamin kualitas layanan di sektor pariwisata. Salah satu program yang baru saja dilaksanakan adalah sertifikasi kompetensi pramuwisata di kawasan wisata ikonik Kraton Yogyakarta dan Taman Sari. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pramuwisata memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menyampaikan informasi sejarah dan budaya kepada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Keraton Yogyakarta mengadakan kegiatan sertifikasi uji kompetensi skema Pramuwisata yang dilaksanakan pada 25 Agustus 2022. Bertempat di Pagelaran Keraton dan Taman Sari diikuti oleh 54 peserta. Pada kegiatan sertifikasi tersebut diikuti oleh yang sebelumnya telah mengikuti pembekalan pelatihan terkait skema pramuwisata tersebut. Masing-masing peserta melakukan uji kompetensi didukung dengan asesor dari LSPP Jana Dharma Indonesia. Bapak Hairulah Gazali, S.E.MBA selaku Direktur Utama LSPP Jana Dharma Indonesia dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari kegiatan sertifikasi ini yaitu untuk membekali peserta dalam bidang pramuwisata. “Sebagai seorang pramuwisata di Yogyakarta tentunya sangat dibutuhkan sekali karena Yogyakarta sebagai destinasi wisata yang paling banyak serta mempunyai objek wisata yang beragam. Oleh sebab itu seorang pramuwisata harus menjadi tolak ukur dalam keberhasilan perjalanan wisatawan yang telah masuk di Yogyakarta” ucap beliau. Keraton Yogyakarta dan Taman Sari merupakan destinasi wisata yang kaya akan nilai sejarah dan budaya, sehingga membutuhkan pramuwisata yang tidak hanya memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai sejarah dan warisan budaya keraton. Dalam sertifikasi ini, para pramuwisata diuji kemampuannya untuk memberikan pelayanan terbaik, menyampaikan informasi dengan jelas, serta mampu menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh para wisatawan. Melalui hal ini, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu cara untuk memenuhi standar kompeten nasional di bidang kepemanduan wisata. Terdapat 18 unit kompetensi yang harus dikuasai oleh para pelaku pemandu wisata sebelum mengikuti uji sertifikasi kompetensi. Maka dapat disimpulkan, sertifikasi kompetensi pramuwisata di Kraton Yogyakarta dan Taman Sari adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata di Yogyakarta. Dengan adanya pramuwisata yang bersertifikat, wisatawan dapat menikmati layanan yang lebih profesional dan informatif. Sertifikasi ini juga menjadi bukti bahwa para pramuwisata memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam memandu wisatawan. Bagi Anda yang ingin meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di bidang pariwisata, segera daftarkan diri untuk mengikuti Sertifikasi Profesi skema Pramuwisata di LSPP Jana Dharma Indonesia. Tingkatkan karier Anda dan jadilah pramuwisata yang unggul di industri pariwisata! Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Scroll to Top