
JENIS SKEMA
Okupasi
PELAKSANAAN
1 Hari, Tatap Muka
HASIL AKHIR
E-Sertifikat BNSP
FASILITAS
Coffee Break
Ruang Lingkup Asesmen
Unit kompetensi yang akan dinilai
Berikut ini adalah unit kompetensi yang akan di uji sesuai dengan skema sertifikasi
Daftar Unit Kompetensi
20 Unit
| NO | KODE UNIT | JUDUL UNIT KOMPETENSI |
| 1 | R.93PWS01.002.1 | Menganalisis profil wisatawan snorkeling |
| 2 | R.93PWS01.003.1 | Mempersiapkan dokumen aktivitas wisata snorkeling |
| 3 | R.93PWS01.004.1 | Menyusun rencana pemanduan wisata snorkeling |
| 4 | R.93PWS01.005.2 | Mengidentifikasi titik snorkeling sesuai dengan klasifikasinya |
| 5 | R.93PWS01.006.1 | Membuat perencanaan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) pemanduan wisata snorkeling |
| 6 | R.93PWS01.007.2 | Melakukan persiapan peralatan dan perlengkapan wisata snorkeling |
| 7 | R.93PWS01.008.2 | Melakukan taklimat aktivitas wisata snorkeling |
| 8 | R.93PWS01.009.2 | Melakukan orientasi snorkeling |
| 9 | R.93PWS01.010.2 | Menerapkan keterampilan dasar snorkeling |
| 10 | R.93PWS01.013.1 | Menerima keluhan wisatawan |
| 11 | R.93PWS01.015.1 | Melakukan tindakan pertolongan pertama pada kedaruratan pemanduan wisata snorkeling |
| 12 | R.93PWS01.016.1 | Melakukan perawatan peralatan dan perlengkapan pasca aktivitas pemanduan wisata snorkeling |
| 13 | R.93PWS01.017.1 | Menyimpan peralatan dan perlengkapan kerja pasca aktivitas pemanduan wisata snorkeling |
| 14 | R.93PWS01.018.2 | Mendokumentasikan laporan aktivitas pemanduan wisata snorkeling |
| 15 | R.93PWS01.001.1 | Bekerja sama dengan mitra kerja |
| 16 | R.93PWS01.011.1 | Membuat Foto dan Atau Video Aktivitas Pemanduan Wisata Snorkeling |
| 17 | R.93PWS01.012.1 | Bekerja dalam lingkungan sosial yang berbeda |
| 18 | R.93PWS01.014.1 | Mengatasi konflik pada saat wisata snorkeling |
| 19 | N.79JPW00.130.2 | Melakukan percakapan dasar dalam Bahasa Inggris di tingkat operasiona |
| 20 | N.79JPW00.069.2 | Melakukan tugas perlindungan anak yang relevan dengan industri pariwisata |
Pastikan Portofolio Anda Relevan
Siapkan portofolio yang menunjukkan bahwa Anda telah melakukan pekerjaan sesuai unit kompetensi. Bukti harus autentik, mutakhir, memadai, dan dapat diverifikasi.
Persiapan Perserta
Persyaratan yang perlu dipenuhi
Berikut ini adalah persyaratan yang perlu Anda persiakan saat melakukan sertifikasi kompetensi
Kriteria calon peserta
Peserta perlu menunjukkan keterkaitan pendidikan, pelatihan, atau pengalaman kerja sesuai dengan skema LSP yang dipilih.
LSP P3
- Sedang menduduki jabatan terkait skema sertifikasi, atau;
- Pengalaman kerja pada jabatan terkait minimal 1 (satu) tahun, atau;
- Telah lulus pelatihan berbasis kompetensi (Lembaga Pelatihan Vokasi), atau;
- Mahasiswa Strata satu atau Diploma bidang pariwisata yang telah menyelesaikan mata kuliah terkait dan magang.
Alur Pendaftaran
Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilalui oleh pemohon sertifikasi.
- LSP menginformasikan persyaratan, biaya, hak, dan kewajiban kepada pemohon.
- Peserta memiliki akun SIAPkerja dari KEMNAKER.
- Pemohon mengisi formulir Permohonan Sertifikasi (APL 01) dilengkapi bukti pendukung.
- Pemohon Mengisi formulir Asesmen Mandiri (APL 02) dengan bukti relevan.
- Peserta menyatakan setuju untuk memenuhi persyaratan dan memberikan informasi untuk penilaian.
- LSP menelaah berkas pendaftaran untuk konfirmasi persyaratan.
- Pemohon yang memenuhi persyaratan dinyatakan sebagai peserta sertifikasi.
Dokumen Administratif
Kelengkapan dokumen yang wajib dilampirkan saat mengisi formulir Permohonan Sertifikasi (APL 01) berdasarkan skema:
- Persyaratan Umum: Fotokopi KTP/Paspor dan Pas Photo berlatar belakang merah 3x4.
- LSP P3: SK pengangkatan/Kontrak kerja, Surat Keterangan pengalaman kerja, Sertifikat pelatihan, atau KHS & sertifikat magang.
Mulai Proses Kompetensi
Siap membuktikan kompetensi Anda sebagai Pimpinan Trip Snorkeling?
Konsultasikan kesesuaian pengalaman dan portofolio Anda sebelum memilih jadwal asesmen

Namun, hobi berenang saja tidak cukup untuk membawa tamu ke tengah laut. Kamu membutuhkan pengakuan kompetensi legal melalui Sertifikasi Pimpinan Trip Snorkeling. Yuk, kita bedah tuntas apa profesi ini, berapa gajinya, dan bagaimana cara mendapatkan sertifikasinya!
Apa Itu Pimpinan Trip Snorkeling?
Secara garis besar, Pimpinan Trip Snorkeling adalah profesional pariwisata yang bertanggung jawab memimpin, mengarahkan, dan memastikan keselamatan wisatawan selama aktivitas snorkeling berlangsung. Kamu bukan sekadar menunjukkan tempat di mana ikan-ikan cantik berada, tetapi juga menjadi penjamin keselamatan utama di air.
Tugas utama profesi ini meliputi:
Briefing Keselamatan: Menjelaskan cara penggunaan alat (masker, snorkel, sirip selam, pelampung) serta protokol darurat sebelum tamu masuk ke air.
Navigasi & Pemanduan: Mengarahkan wisatawan ke titik-titik terumbu karang terbaik tanpa merusak ekosistem sekitar.
Penyelamatan & Pertolongan Pertama: Wajib menguasai teknik water rescue dan First Aid jika terjadi keadaan darurat seperti kram, kepanikan, atau sengatan biota laut.
Mengapa Sertifikasi Ini Sangat Penting? (E-E-A-T)
Di dunia pariwisata modern, faktor keamanan (Safety) dan kepercayaan (Trustworthiness) adalah segalanya. Memiliki Sertifikasi Pimpinan Trip Snorkeling resmi (biasanya berbasis SKKNI melalui BNSP atau asosiasi selam internasional yang diakui) akan meningkatkan kredibilitasmu secara instan.
Expertise (Keahlian): Sertifikasi membuktikan kamu paham teori oseanografi dasar, manajemen risiko, dan konservasi laut, bukan cuma modal nekat bisa berenang.
Authoritativeness (Otoritas): Agensi wisata besar dan resort internasional hanya mau mempekerjakan pemandu yang memiliki lisensi resmi demi legalitas hukum dan asuransi.
Trust (Kepercayaan): Wisatawan kelas atas, terutama turis asing, akan merasa jauh lebih aman ketika mengetahui trip mereka dipimpin oleh profesional bersertifikat.
Berapa Gaji Pimpinan Trip Snorkeling?
Pendapatan di industri ini sangat bergantung pada lokasi kerja, musim liburan (high season), dan kemampuan bahasamu. Berikut adalah perkiraan kasarnya di Indonesia:
| Status / Lokasi Kerja | Estimasi Pendapatan per Bulan |
| Pemandu Lokal (Non-Sertifikasi) | Rp 2.500.000 – Rp 4.000.000 |
| Pemandu Bersertifikat Resmi | Rp 4.500.000 – Rp 8.000.000+ |
| Liveaboard Mewah / Resort Internasional | Rp 8.000.000 – Rp 15.000.000+ |
Catatan: Pendapatan ini sering kali bertambah secara signifikan dari uang tips wisatawan, bonus trip harian, serta komisi dari dokumentasi bawah air (underwater photography).
Menilik Jenjang Karir di Dunia Bahari
Profesi ini memiliki jalur karir yang sangat dinamis. Kamu tidak akan selamanya menjadi pemandu snorkeling biasa. Berikut jenjang yang bisa kamu kejar:
Pimpinan Trip Snorkeling Junior: Memandu grup kecil di perairan dangkal atau dekat pantai.
Senior Trip Leader / Cruise Director: Mengkoordinasikan seluruh operasional kapal wisata (liveaboard) dan mengawasi pemandu-pemandu lain.
Divemaster / Scuba Instructor: Mengambil sertifikasi lanjutan untuk memandu wisata menyelam dalam (scuba diving) yang pasarnya jauh lebih premium.
Pemilik Agen Wisata Bahari: Berbekal pengalaman lapangan, kamu bisa membangun bisnis open trip atau persewaan alat sendiri.
Cara Mendapatkan Sertifikasi
Untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi ini, kamu biasanya harus melalui beberapa tahapan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata atau badan terkait:
Prasyarat Kemampuan: Menguasai kemampuan renang yang baik, ketahanan fisik, dan sertifikasi EFR (Emergency First Response) atau sejenisnya.
Pelatihan Khusus: Mengikuti kelas pengetahuan kepariwisataan, ekologi laut, dan manajemen grup.
Uji Kompetensi: Ujian teori dan praktik lapangan (simulasi penyelamatan tamu di air) di depan asesor.
Menjadi pimpinan trip bukan sekadar pekerjaan, tapi cara hidup seru di mana tempat kerjamu adalah surga tropis. Jadi, persiapkan dirimu, ambil sertifikasinya, dan mulailah karir impianmu di laut Indonesia!
Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi:
- CS WhatsApp: 0813-8058-460
- Instagram: @jana_dharma_indonesia
- Email : [email protected]
Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia:
Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
