proses-sertifikasi-kompetensi-skema-barista-bnsp

Proses Sertifikasi Kompetensi Skema Barista BNSP

Blog

Proses Sertifikasi Kompetensi Skema Barista BNSP Sertifikasi kompetensi merupakan proses pemberian sertifikat kompetensi atau keahlian yang dimiliki oleh seorang secara sistematis dan obyektif lewat uji kompetensi yang didasarkan kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI). Ukuran kompetensi tersebut didasari oleh sikap, pengetahuan, keterampilan dan keahlian yang dimiliki oleh orang tersebut. Sertifikasi Skema Barista tersebut diselanggarakan secara terbuka dan transparan, tanpa adanya diskriminasi. Hal-hal penting yang harus terpebuhi saar uji kompetensi adalah valid, efektif, efisien, adil, fleksibel, dan reliabel. Seseorang dapat mengikuti uji kompetensi jika ia memiliki latar belakang pendidikan serta pengalaman kerja yang sesuai dengan standard uji kompetensi yang akan ia ikuti. Proses yang akan diikuti oleh peserta meliputi proses pendaftaran dan proses asesmen. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

sertifikasi PMI ganti nama jadi cook untuk karir kuliner

Baru! Sertifikasi Pengolahan Masakan Indonesia Ganti Nama Jadi Cook!

Blog

Skema Sertifikasi Pengolahan Masakan Indonesia (PMI) menjadi Cook oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP dilakukan untuk menyelaraskan penamaan jabatan kerja dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di bidang pariwisata. Perubahan nama skema ini tidak mengurangi keabsahan sertifikat, melainkan memperluas pengakuan kompetensi secara internasional dan memperjelas penjenjangan karier bagi para profesional kuliner. Berikut alasan penyesuaian nama, dampak bagi pemegang sertifikat, serta keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari skema sertifikasi Cook. Mengapa Sertifikasi PMI Ganti Nama Jadi Cook? Istilah Pengolahan Masakan Indonesia (PMI) sebelumnya digunakan sebagai nama skema sertifikasi kompetensi untuk mengukur keahlian dalam mengolah hidangan khas Nusantara. Namun, dalam standar okupasi perhotelan dan jasa pangan (Food Production),  jabatan yang diakui secara luas di industri global adalah Cook atau Koki. Penyelarasan nama ini bertujuan untuk: Standarisasi Nomenklatur Jabatan: Memudahkan pemetaan kualifikasi tenaga kerja sesuai kualifikasi ASEAN (ACCSTP) dan SKKNI Par-Restoran. Perluasan Peluang Kerja: Membantu kamu dan para tenaga kerja lokal agar kualifikasinya mudah dipahami oleh industri perhotelan, restoran internasional, hingga peluang kerja di luar negeri. Relevansi Industri: Menggabungkan penguasaan teknik dasar memasak komersial, sanitasi (HACCP), serta efisiensi operasional dapur modern. Dampak Perubahan Nama Terhadap Pemegang Sertifikat Lama Bagi kamu yang sudah memiliki Sertifikat BNSP skema Pengolahan Masakan Indonesia (PMI), kamu tidak perlu khawatir. Status Sertifikat Tetap Berlaku: Sertifikat PMI milikmu yang masih dalam masa berlaku (umumnya 3 tahun) tetap dianggap sah dan legal di mata hukum serta BNSP. Keuntungan Memiliki Sertifikasi Competency Cook BNSP Mengantongi sertifikasi profesi Cook dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terakreditasi memberikan nilai tambah yang signifikan untuk kariermu: Pengakuan Resmi State-Backed: Bukti konkret bahwa keahlian memasak yang kamu miliki diakui oleh pemerintah Indonesia dan standar industri pariwisata. Kebutuhan Program Skala Besar: Menjadi syarat utama untuk keterlibatan dalam proyek katering industri, fasilitas kesehatan, perhotelan, hingga konsorsium penyedia masakan skala besar. Keunggulan Rekrutmen & Promosi: Memudahkan tim HRD perhotelan dan food beverage management dalam memvalidasi kompetensi kamu tanpa ragu. Persyaratan dan Unit Kompetensi yang Diuji Proses asesmen untuk skema Cook melibatkan uji teori, demonstrasi praktis di Tempat Uji Kompetensi (TUK), serta wawancara. Beberapa poin kompetensi utama yang akan dinilai meliputi: Penerapan Kebersihan & K3: Keselamatan kerja, higienitas sanitasi makanan, dan pencegahan kontaminasi silang. Teknik Dasar Memasak: Pemotongan bahan (knife skills), metode pengolahan komersial, pembuatan sup, saus, dan hidangan utama. Manajemen Dapur: Penyimpanan bahan mentah/matang, kontrol porsi, dan pemeliharaan alat dapur. Dengan penyesuaian nama sertifikasi PMI ganti nama jadi cook, kamu sebagai praktisi kuliner kini memiliki kejelasan standar profesi yang lebih adaptif dengan kebutuhan industri modern. Pastikan kamu mendaftar melalui LSP Pariwisata berlisensi resmi BNSP untuk memastikan legalitas sertifikat kompetensi yang kamu dapatkan. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

sertifikasi-kepemanduan

Ingin Jadi Pemandu Wisata Berkualitas? Sertifikasi di LSPP Jana Dharma Indonesia Solusinya!

Bidang Guide, Blog, ID

Industri pariwisata terus berkembang seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan dan eksplorasi destinasi wisata baru. Di tengah persaingan yang semakin ketat, para pemandu wisata atau guide memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman yang berkesan dan berkualitas bagi para wisatawan. Namun, untuk menjadi seorang pemandu wisata profesional, dibutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan tentang destinasi wisata. Kompetensi dalam memberikan pelayanan, kemampuan berkomunikasi, dan pemahaman mendalam tentang budaya serta keamanan wisata adalah hal yang sangat penting. Disinilah sertifikasi kepemanduan menjadi sangat relevan. Pentingnya Sertifikasi Kepemanduan Sertifikasi kepemanduan adalah bukti pengakuan resmi atas kompetensi seorang pemandu wisata dalam melaksanakan tugasnya. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa pemandu telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh industri, seperti yang ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sertifikasi ini juga memberi jaminan kepada wisatawan bahwa mereka akan didampingi oleh pemandu yang profesional dan terpercaya. Selain itu, dalam persaingan global saat ini, banyak wisatawan asing yang lebih memilih pemandu bersertifikasi karena dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan. Menurut data dari Asosiasi Pemandu Wisata Indonesia (HPI), terdapat peningkatan 25% permintaan terhadap pemandu bersertifikasi di destinasi wisata utama Indonesia pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan pentingnya sertifikasi dalam memenuhi ekspektasi pasar dan meningkatkan citra pariwisata Indonesia. Manfaat Sertifikasi Kepemanduan Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Sertifikasi memastikan bahwa seorang pemandu wisata memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan mereka, seperti penguasaan tentang sejarah, budaya, serta kemampuan berinteraksi dengan wisatawan dari berbagai latar belakang. Dengan sertifikasi, pemandu wisata juga dipersiapkan untuk mengatasi situasi darurat dan menjaga keselamatan wisatawan. Memperluas Peluang Karier Sertifikasi kepemanduan juga membuka peluang lebih besar bagi para pemandu untuk terlibat dalam acara dan tur wisata yang berskala internasional. Destinasi wisata premium dan agen perjalanan ternama biasanya lebih memilih pemandu yang memiliki sertifikasi resmi, yang menambah daya saing di pasar tenaga kerja. Memberikan Nilai Tambah bagi Wisatawan Pemandu yang bersertifikasi mampu memberikan informasi dengan cara yang menarik dan mendalam. Hal ini menciptakan pengalaman yang lebih berkesan bagi wisatawan, yang tidak hanya sekadar menikmati pemandangan tetapi juga memahami budaya dan nilai sejarah di balik destinasi yang mereka kunjungi. Memastikan Kualitas Pelayanan Pemandu wisata bersertifikasi telah melalui pelatihan yang komprehensif, sehingga mereka memiliki pemahaman tentang etika pelayanan dan keahlian komunikasi yang baik. Hal ini mendukung terciptanya pelayanan berkualitas tinggi yang profesional dan ramah, meningkatkan reputasi baik di mata wisatawan. Jenis Jenis Skema yang Ada di LSPP Jana Dharma Indonesia LSPP Jana Dharma Indonesia memiliki beberapa skema yang dapat diikuti untuk menjadi bukti legalitas janaers menjadi seorang yang berkompeten di bidang kepemanduan wisata. Berikut beberapa skema : Sertifikasi Tour Leader Sertifikasi Pramuwisata Sertifikasi Kepemanduan Ekowisata Sertifikasi Kepemanduan Outbound Sertifikasi Kepemanduan Museum Proses Sertifikasi Kepemanduan Proses sertifikasi kepemanduan melibatkan uji kompetensi yang mencakup penilaian teori dan praktik. Pemandu diuji dalam beberapa bidang, termasuk penguasaan pengetahuan tentang objek wisata, kemampuan komunikasi, pelayanan prima, dan manajemen risiko dalam mendampingi wisatawan. Dengan mengikuti uji kompetensi ini, pemandu dapat memperoleh sertifikat yang berlaku secara nasional, dan menjadi bukti profesionalisme mereka dalam bidang kepemanduan. Kesimpulan Apabila sudah mendapatkan sertifikat tersebut Anda bisa bekerja di luar negeri! Karena sertifikasi bidang ini sudah termasuk ke dalam skema ASEAN yang telah diakui. Dalam hal ini, negara-negara anggota ASEAN sepakat untuk menyeragamkan standar kompetensi tenaga profesional dibidang pariwisata dengan menerapkan The ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (ASEAN MRA-TP). Dengan begitu secara langsung menuntut tenaga pariwisata di Indonesia harus memenuhi kriteria standar kompetensi. Oleh sebab itu sumber daya manusia dibidang pariwisata yang telah memiliki sertifikasi kompetensi dapat bekerja di negara-negara se-ASEAN. Bagi Anda yang memiliki minat menjadi pemandu wisata profesional, mengikuti Sertifikasi Profesi Bidang Kepemanduan di LSPP Jana Dharma Indonesia adalah langkah yang tepat. Dengan sertifikasi ini, Anda akan memperoleh pengakuan resmi atas kompetensi Anda dan dapat meningkatkan keahlian di bidang pariwisata. Bergabunglah sekarang, raih sertifikasi, dan jadilah bagian dari peningkatan kualitas wisata Indonesia untuk pengalaman wisata yang tak terlupakan bagi setiap wisatawan! Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

sertifikasi-profesi-perawatan-wajah-aesthetic

Sertifikasi Profesi Perawatan Wajah Aesthetic

Bidang SPA, Blog

Sertifikasi Profesi Perawatan Wajah adalah pengakuan resmi yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program pelatihan atau pendidikan khusus dalam perawatan wajah. Sertifikat ini menunjukkan bahwa seseorang telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan perawatan wajah secara profesional dan efektif. Proses mendapatkan Sertifikat Profesi Perawatan Wajah melibatkan langkah-langkah berikut: Pendidikan dan Pelatihan: Calon terapis wajah harus mengikuti program pendidikan atau pelatihan yang disediakan oleh lembaga atau pusat pelatihan yang terakreditasi. Program ini mencakup berbagai aspek perawatan wajah, termasuk pengenalan tentang jenis kulit, teknik pembersihan, pengelupasan, facial massage, aplikasi masker, perawatan anti-aging, dan pemahaman tentang produk kecantikan. Praktik Klinis: Selama pelatihan, calon perawat wajah mungkin diminta untuk mengikuti praktik klinis di bawah pengawasan instruktur atau praktisi yang berpengalaman. Praktik ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari dalam situasi nyata, serta memperoleh pengalaman praktis dalam menangani berbagai jenis kulit dan kondisi kulit. Ujian atau Penilaian: Setelah menyelesaikan program pelatihan, calon perawat wajah akan mengikuti ujian atau penilaian yang ditetapkan oleh lembaga sertifikasi atau badan yang berwenang. Ujian ini dapat meliputi tes tertulis, ujian praktis, atau kombinasi keduanya. Tujuan dari ujian ini adalah untuk mengevaluasi pemahaman dan keterampilan calon perawat wajah dalam melakukan perawatan wajah yang tepat. Setelah berhasil lulus ujian atau penilaian, calon perawat wajah akan diberikan Sertifikat Profesi Perawatan Wajah yang menyatakan bahwa mereka telah memenuhi standar kualifikasi yang ditetapkan dalam industri perawatan wajah. Sertifikat ini dapat meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan klien, serta membuka peluang karir yang lebih baik di bidang perawatan wajah. Penting untuk mencari program pelatihan dan sertifikasi dari lembaga yang diakui dan terpercaya. Pastikan bahwa lembaga tersebut memiliki kurikulum yang komprehensif, instruktur yang berkualitas, dan akreditasi yang sesuai. Selain itu, perhatikan juga persyaratan sertifikasi yang mungkin berbeda-beda di setiap negara atau wilayah, dan pastikan untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan sebelum mengikuti program pelatihan. Persyaratan Sertifikasi Akun SIAPkerja KTP CV Ijazah Terakhir Surat Rekomendasi/Pengalaman Kerja Jobdesk/Portfolio Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

peran-dan-tanggungjawab-resepsionis

Peran dan Tanggung Jawab Resepsionis

Bidang Hospitality, Blog

LSP JDI – Peran dan TanggungJawab Resepsionis? bagi sebagian orang profesi reseptionis masih dianggap sebelah mata, padahal seorang reseptionis memiliki peran dan tanggungjawa yang harus diperhatikan sebagai berikut: Pekerjaan resepsionis yang pertama dan terpenting adalah menyambut dan menerima  tamu. Pengelola harus selalu siap, karena tamu bisa datang kapan saja senyum, sapa dan sapa Sebagai pihak yang berhadapan langsung dengan masyarakat atau pihak luar, resepsionis harus mengikuti tata krama senyum, sapa dan sapa. Memberikan kesan yang baik dan ramah, sehingga  tamu  tidak segan-segan untuk bertanya. Dengan memberikan informasi yang diperlukan, tamu atau pengunjung yang akan datang pasti membutuhkan  informasi. Terlepas dari pertanyaannya, administrator harus dapat memberikan informasi yang diperlukan. Ketika tamu memiliki janji atau ingin pergi ke kamar tertentu, resepsionis dapat langsung mengarahkan mereka ke tempat yang mereka inginkan. Mengatur jadwal pertemuan antara tamu dan pihak kantor Jika seorang tamu  ingin bertemu  seseorang di kantor tetapi belum membuat janji, manajer juga bertanggung jawab untuk mengatur pertemuan antar pihak. Meneruskan panggilan penelepon yang tidak hanya ingin mencari informasi, tetapi juga ingin menghubungi seseorang atau bagian tertentu dari kantor. Tugas resepsionis adalah menerima panggilan dan meneruskannya ke pihak yang tepat Mencatat panggilan masuk Adalah tanggung jawab resepsionis untuk mencatat semua panggilan  masuk ke kantor, termasuk pesan atau keluhan yang dikirim oleh  penelepon. Tugas ini mungkin terlihat sepele, namun informasi telepon jenis ini bisa berguna untuk bisnis. Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia (LSPP JDI) merupakan Lembaga Sertifikasi Profesi yang melaksanakan pengembangan standar kompetensi, sertifikasi kompetensi pada suatu bidang profesi dan memiliki tanggung jawab teknis dan administratif atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi profesi tenaga kerja di bidangnya. Cara Memperoleh Sertifikasi Kompetensi Cara untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi adalah dengan mengikuti uji kompetensi. LSP yang menyediakan sertifikasi sekaligus pelatihan adalah Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonesia yang berfokus dalam bidang pariwisata yang beralamat di Yogyakarta. LSP JDI menyediakan berbagai jenis sertifikasi dan pelatihan yang bersinggungan dengan bidang pariwisata. Saat ini LSP JDI memiliki 34 skema yang telah dikelompokkan dan dapat diikuti. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta  

menciptakan-service-excellence-yang-sukses

Menciptakan Service Excellence yang Sukses

Bidang Hospitality, Blog

LSP JDI – Bagaimana cara menciptakan service excellent yang sukses? Ini membutuhkan pembelajaran langkah demi langkah dan perusahaan membutuhkan serangkaian trial and error sebelum mereka menemukan layanan prima atau yang  disebut standar yang akan digunakan dalam implementasi akhir perusahaan. Namun jangan khawatir, berikut  lima tips ampuh yang bisa Anda coba untuk memberikan layanan pelanggan  terbaik. Berikut ini adalah tips cara menciptakan service excellence yang sukses: 1. Kenali Jenis dan Kebutuhan Konsumen                                                                                            Tips pertama adalah kenali tipe konsumen dengan baik. Tentu tidak semua konsumen  menyukai  hal yang sama, namun tetap ada kecenderungan dasar dan kebutuhan  atau kebiasaan. Oleh karena itu, semua konsumen harus diperlakukan sesuai dengan sifat dan misinya sebagaimana mestinya. 2. Ramah dan pandai  Sikap ramah  sangat penting dalam hal pelayanan. Ada banyak contoh keramahan karyawan kepada pelanggan, seperti menyapa, tersenyum, meminta maaf, menawarkan, dll. Anda juga harus menawarkan layanan yang cepat agar konsumen tidak membuang waktu untuk mendapatkan layanan. 3. Dengarkan dan tanggapi keluhan dengan baik   Konsumen dapat mengeluhkan kualitas produk dan layanan yang diterima. Jika ini terjadi, dengarkan dulu dan terima semua keluhan. Maka cobalah tidak hanya yang terbaik, tetapi juga yang tercepat. 4. Fokus pada layanan   Cobalah untuk fokus pada layanan yang Anda tawarkan sebelum melakukan hal lain. Misalnya, ketika pelanggan A ditawari layanan, pelanggan B  datang.  Selesaikan masalah pelanggan pertama sebelum mengatasi kebutuhan pelanggan berikutnya. Perusahaan harus berspesialisasi dalam menghadapi konsumen.  5. Hormati keputusan klien  Pada akhirnya keputusan pembelian ada di tangan konsumen. Jika diputuskan konsumen boleh meninggalkan produk, hilangkan amarah dan tunjukkan sikap yang menunjukkan bahwa Anda menghargai keputusan konsumen. Menciptakan Service Excellence Yang Sukses Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia (LSPP JDI) merupakan Lembaga Sertifikasi Profesi yang melaksanakan pengembangan standar kompetensi, sertifikasi kompetensi pada suatu bidang profesi dan memiliki tanggung jawab teknis dan administratif atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi profesi tenaga kerja di bidangnya.   Cara Memperoleh Sertifikasi Kompetensi Cara untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi adalah dengan mengikuti uji kompetensi. LSP yang menyediakan sertifikasi sekaligus pelatihan adalah Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonesia yang berfokus dalam bidang pariwisata yang beralamat di Yogyakarta. LSP JDI menyediakan berbagai jenis sertifikasi dan pelatihan yang bersinggungan dengan bidang pariwisata. Saat ini LSP JDI memiliki 67 skema okupasi.   Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

prospek-kerja-bagi-seorang-petiseri

Prospek Kerja Bagi Seorang Petiseri

Bidang Food & Beverage, Blog

Prospek Kerja Bagi Seorang Petiseri LSP JDI – Peluang kerja sebagai petiseri chef sangat luas, karena industri makanan merupakan  industri yang tidak  pernah berhenti dan terus berkembang. Bahkan, restoran besar, hotel, kafe, dan perusahaan selalu kesulitan menemukan koki petiseri. Selain itu, kue-kue Eropa seperti croissant, choux, roll, pie dan masih banyak lagi yang lainnya sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Banyak kafe dessert, baik  kecil maupun besar, kini bermunculan. Oleh karena itu, seorang profesi petiseri chef adalah profesi yang sangat memungkinkan saat ini. Peluang kerja petiseri chef berbeda-beda, ada yang apprentice/apprentice, pastry chef/pastry chef/chef, sous chef/asisten supervisor, sous chef/supervisor, junior sous chef pater/junior asisten chef, sous chef/asisten. koki kue dan kepala koki kue. Sedangkan tempat kerja karyawan biasanya berupa restoran, kafe, hotel, dll. Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia (LSPP JDI) adalah Lembaga Sertifikasi Profesi yang melaksanakan pengembangan standar kompetensi, sertifikasi kompetensi pada suatu bidang profesi dan memiliki tanggung jawab teknis dan administratif atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi profesi tenaga kerja di bidangnya. LSPP JDI dalam penerapannya mendapatkan lisensi dari BNSP berupa Keputusan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi nomor Kep.1548/BNSP/XII/2019 untuk dapat melaksanakan sertifikasi kompetensi. Pada Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonesia terdapat sertifikasi di bidang food and beverages yaitu skema Commis Pastry, Baker, Bartender, Demi Chef, Barista, Pengolahan Hidangan Indonesia dan masih banyak skema bidang pariwisata lainnya. Biaya Sertifikasi Commis Pastry? Biaya Sertifikasi Commis Pastry? di LSP Jana Dharma Indonesia cukup murah, peserta cukup Membayar biaya Pendaftaran via transfer sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) per orang ke rekening LSP Jana Dharma Indonesia. Peserta akan mendapatkan Unit Unit kompetensi yang akan diujikan serta sertifikasi kompetensi jika dinyatakan kompeten. Tujuan Sertifikasi Commis Pastry? Memastikan kompetensi kerja pada Jabatan Commis Pastry; Sebagai acuan bagi LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia dan asesor dalam rangka pelaksanaan sertifikasi kompetensi. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

kenapa-tour-guide-juga-perlu-sertifikasi

Kenapa Tour Guide juga perlu Sertifikasi?

Bidang Kepemanduan, Blog

Kenapa Tour Guide juga perlu Sertifikasi? LSP JDI – Pada era global seperti sekarang, SDM di seluruh sektor dituntut untuk bisa meningkatkan kompetensi serta daya saing mereka. Bukan pendidikan formal saja, namun pendidikan non formal juga sangat diperlukan sebagai acuan bukti peningkatan kompetensi mereka. Sama halnya dengan SDM sektor pariwisata yang setiap waktu harus mengasah pengetahuan serta keterampilannya sehingga mampu menunjukkan kualitas diri mereka. Kenapa Tour Guide juga perlu Sertifikasi? Sebagai seorang tour guide, pastinya mereka memiliki wawasan yang luas terkait daerah-daerah tempatnya bekerja, selain itu juga memiliki kemampuan untuk dapat menjalin hubungan dan berkomunikasi dengan baik dengan wisatawan, serta dapat ikut berperan untuk memajukan pariwisata Indonesia. Namun, dengan manfaat yang begitu banyak, profesi tour guide atau pemandu wisata ini masih sering dipandang sebelah mata. Maka, salah satu cara agar profesi tour guide ini dapat diakui yaitu dengan memperoleh sertifikat kompetensi, itulah mengapa tour guide juga memerlukan sertifikasi. Kompetensi sendiri yaitu persyaratan standar bagi seseorang untuk berhasil pada bidang profesinya. Lebih lanjut, kompetensi merupakan kualitas yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan secara professional. Pentingnya melakukan sertifikasi profesi ini oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terbaik dan terpercaya di Indonesia yaitu LSP Jana Dharma Indonesia. LSPP JDI dalam penerapannya memperoleh lisensi dari BNSP berupa keputusan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi nomor kep.1548/BNSP/XII/2019 untuk dapat melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi masyarakat luas yang ahli dibidangnya. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Scroll to Top