certified-finance-hotel-lsp-jana-dharma-indonesia

Certified Finance Hotel LSP Jana Dharma Indonesia

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Certified Finance Hotel LSP Jana Dharma Indonesia LSP JDI – Hotel adalah usaha jasa pelayanan atau disebut “Hospitality Service” maka hotel membutuhkan departemen khusus yang bertugas untuk mengurus keluar masuknya keuangan hotel. Accounting biasanya dibawahi oleh seorang chief accounting/finance dan administrasi manajer yang membawahi masalah keuangan dan pembukuan secara keseluruhan. Pelaku usaha sektor pariwisata selama masa pandemi covid-19 khususnya pelaku usaha perhotelan harus memiliki strategi untuk mempertahankan usaha mereka. Pengelola maupun manajemen hotel dituntut untuk semakin bekerja extra untuk bisa mempertahankan keberlangsungan operasional hotel. Tidak saja untuk bisa tetap menjual produk tetapi juga bisa menyelesaikan biaya-biaya tetap yang timbul disetiap bulannya, termasuk gaji karyawan, pajak, listrik, air dan biaya-biaya lain di setiap operasional hariannya. Dalam keuangan perhotelan diperlukan strategi maupun kebijakan-kebijakan manajemen untuk mampu bertahan serta tetap eksis dalam menjalankan operasionalnya. Dalam kata lain, strategi merupakan gambaran dan arahan dalam berbisnis dengan menyesuaikan lingkungan yang dipilih dan digunakan sebagai pedoman dalam memberdayakan sumber daya dan usaha suatu organisasi Dengan melakukan strategi pengelolaan yang baik yang bertumpu padai sistem kontrol manajemen dari tiap – tiap section yang selalu berpegang pada prinsip menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran dengan prinsip extra ordinary, maka profitabilitas perusahaan dapat tercapai. Disamping itu manajemen harus beradaptasi dan berinovasi untuk merespons tantangan baru ini. Manajemen harus memiliki strategi pemasaran agar hotel tetap dapat menghasilkan pendapatan dengan memanfaatkan potensi yang ada di hotel. Certified Finance Hotel LSP Jana Dharma Indonesia Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonesia memperluas ruang lingkupnya yaitu dengan skema Administrasi dan Keuangan Perhotelan. dalam unit kompetensi ini adalah memerikan hal yang berharga terhadap yang akan kamu lakukan demi aku dan yang ternaik adalah meninggalkan jejeka hidupmu yang tak terukir abadi sebagai kenangan terindah , senagai kenangana dalam hidupkau memberikan hal yang akan sampai Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

keuntungan-sdm-yang-memiliki-sertifikasi-di-bidang-mice-2

Mengapa Pentingnya SDM Bersertifikasi di Bidang MICE untuk Keberhasilan Event dan Karir

Bidang MICE, ID

Dalam industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten semakin meningkat. MICE adalah salah satu sektor yang paling dinamis dan penuh tantangan, yang menuntut profesional dengan keterampilan khusus dan pemahaman mendalam dalam manajemen acara. Salah satu cara untuk menunjukkan kompetensi di bidang ini adalah melalui sertifikasi yang diakui. Keuntungan SDM Bersertifikasi di Bidang MICE 1. Menguatkan Kredibilitas Profesional Sertifikasi menjadi bukti bahwa seorang profesional telah melalui uji kompetensi sesuai standar industri. Dalam MICE, kredibilitas ini sangat penting karena banyak klien yang mempercayakan acara besar dengan anggaran signifikan. Sertifikasi membantu membangun kepercayaan klien dan memperkuat reputasi perusahaan yang diwakili. 2. Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Kerja SDM yang memiliki sertifikasi di bidang MICE umumnya lebih terampil dalam mengelola berbagai aspek event, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Sertifikasi ini menguji dan memvalidasi kemampuan profesional untuk menangani tugas dengan lebih efisien, mengurangi risiko kesalahan, dan memberikan hasil yang berkualitas. 3. Menambah Daya Saing dalam Karir Di tengah persaingan ketat, SDM dengan sertifikasi MICE memiliki daya saing yang lebih baik. Hal ini karena sertifikasi memberikan nilai tambah dalam CV atau portofolio profesional. Banyak perusahaan lebih memilih calon dengan sertifikasi karena mereka dianggap lebih siap dan teruji dalam menghadapi tuntutan kerja. Bagaimana Sertifikasi Berkontribusi pada Pengembangan Industri MICE Dengan meningkatnya permintaan acara MICE yang kompleks, keberadaan tenaga kerja bersertifikasi membantu menjaga standar kualitas industri. Sertifikasi memberikan validasi keahlian tanpa harus mengikuti pelatihan, karena hanya menguji kompetensi yang sudah dimiliki, memastikan setiap tenaga kerja di MICE siap memberikan yang terbaik. Baca juga: The Importance of Creativity in Modern MICE Industry Management Mulai Langkah Anda dengan Sertifikasi Marketing Communication Specialist Bagi Anda yang ingin meningkatkan karir di bidang MICE, khususnya dalam pemasaran komunikasi, sertifikasi Marketing Communication Specialist di LSP Jana Dharma Indonesia adalah pilihan tepat. Sertifikasi ini hanya menguji dan memvalidasi kompetensi, membantu Anda menunjukkan keahlian di bidang komunikasi pemasaran tanpa harus mengikuti pelatihan tambahan. Dengan sertifikasi ini, Anda siap bersaing dan berkontribusi lebih besar dalam dunia MICE. Menjadi SDM bersertifikasi di bidang MICE bukan sekadar memenuhi syarat, tetapi menjadi aset berharga bagi kesuksesan acara dan perusahaan. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3-unit-kompetensi-sertifikasi-perawatan-wajah

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Unit Kompetensi Sertifikasi Perawatan Wajah

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Unit Kompetensi Sertifikasi Perawatan Wajah LSP JDI – Sertifikasi Perawatan Wajah Sertifikasi Perawatan Wajah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tidak bisa dipandang sebelah mata dalam bidang pekerjaan apapun, karena sangat terkait dengan sumber daya manusia sebagai pelaku kerja. Terlebih lagi pada bidang kerja tata kecantikan yang merupakan salah satu bidang pelayanan jasa. Apabila kegiatan yang dilakukan dalam bidang pelayanan jasa ini tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang terstandar, maka dapat menimbukan gangguan kesehatan dan keselamatan baik bagi pekerja, maupun bagi klien/pemanfaat jasa. Penyebab terjadinya gangguan kesehatan dan keselamatan kerja, yang disebabkan oleh faktor manusia (mahasiswa) adalah perilaku mahasiswa dalam melakukan praktik kerja, kompetensi yang belum dikuasai dengan baik oleh mahasiswa, prosedur kerja yang tidak diikuti dengan benar, dan kurangnya pengalaman. Sertifikasi Perawatan Wajah Tenaga kerja atau SDM bidang kecantikan tersebut harus faham tentang pentingnya melakukan prosedur K3. Faktor pemicu gangguan kesehatan dan keselamatan kerja yang disebabkan oleh bahan-bahan kosmetik yaitu bahan kimia Potensi yang mungkin timbul dari penggunaan bahan kosmetik ini antara lain: penyimpanan yang tidak tepat, seperti suhu ruang terlalu panas, tempat penyimpanan tidak memiliki ventilasi yang cukup, penataan kosmetik terlalu rapat dan padat. penggunaan kosmetik yang salah prosedur, seperti pencampuran beberapa kosmetik tidak sesuai perbandingannya sehingga dapat menimbulkan reaksi kimia yang merusak, penggunaan yang tidak sesuai kebutuhan, seperti kosmetik perawatan untuk kulit kering digunakan untuk merawat kulit berminyak, penggunaan kosmetik yang berlebihan, serta tidak menerapkan uji sensitivitas kulit terlebih dulu. Memperhatikan batas kadaluwarsa kosmetik sehingga akan menimbulkan kerugian baik dari segi kesehatan juga keselamatan kerja. Sensitivitas pengguna kosmetik,sehingga dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan, seperti beberapa jenis kosmetik memiliki bau menyengat yang tidak sedap, dapat menimbulkan rasa gatal bagi beberapa orang, dan lain sebagainya Sertifikasi Perawatan Wajah Berikut adalah pembahasan sedikit mengenai salah satu unit kompetensi menerapkan lingkungan kerja bersih dan aman sesuai pronsip keselamatan dan kesehatan kerja pada Skema Perawatan Wajah untuk unit kompetensi lainnya akan kami bahas di artikel selanjutnya. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia Selain skema tersebut kamu juga dapat mengikuti sertifikasi lainnya di bidang kecantikan tersebut seperti Skema Pijat Kehamilan (prenatal) dengan SPA, Skema Pijat Bayi dengan SPA, Skema Perawatan Wajah, Skema Perawatan Melahirkan Khas Indonesia, Skema Perawatan Badan. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

pemandu-ekowisata-harus-bersertifikasi

Pemandu Ekowisata Harus Bersertifikasi

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Pemandu Ekowisata Harus Bersertifikasi LSP JDI –  Dalam meningkatkan SDM pada bidang pariwisata seorang pemandu ekowisata harus memiliki sertifikasi. Hal ini merupakan pentingnya persaingan dunia kerja, tidak hanya berlandaskan mempunyai ijazah saja, seseorang yang bekerja di industri pariwisata harus dibekali dengan kompetensi. Agar dapat berlomba-lomba diakui dalam bisnis serta mendapatkan kedudukan yang unggul pada persaingan ekonomi dunia pada sekarang ini. Sumber Daya Manusia (SDM) dituntut untuk mampu mendapatkan keterampilan dan keahlian yang terakreditasi secara hukum. Pencari kerja diminta menyiapkan sertifikat kompetensi agar kompetitif menghadapi persaingan dunia kerja. Sebab, standar kompetensi sangat dibutuhkan perusahaan. Kriteria itu bahkan sudah diberlakukan sebagai syarat pencari kerja pada lowongan atau posisi tertentu. Mendasari hal itu, dunia pendidikan diminta membuat skema atau menyiapkan kurikulum sesuai dengan harapan industri pariwisata untuk dapat memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Oleh sebab itu seorang pemandu ekowisata harus mempunyai memiliki sertifikat untuk menunjang pekerjaan dibidangnya. Pemandu Ekowisata Harus Bersertifikasi Pemandu ekowisata mempunyai peran besar dalam memimpin grup wisatawan oleh sebab itu harus memiliki standar kemampuan sesuai bidang masing-masing dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. Seseorang pemandu wisata  khususnya bidang ekowisata dapat mengikuti sertifikasi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia dengan skema Kepemanduan Ekowisata. Tidak hanya pemandu ekowisata di LSP tersebut juga tersedia skema kepemanduan lainya seperti Skema Pemandu Museum dan Skema Pemandu Outbound. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

pengembangan-pariwisata-berkelanjutan-dengan-ekowisata-2

Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dengan Ekowisata

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dengan Ekowisata LSP JDI –  Pengembangan pariwisata merupakan suatu usaha secara terstruktur untuk membenahi objek dan kawasan yang ada dan membangun objek dan kawasan wisata yang baru yang akan dipasarkan pada calon wisatawan. Pengembanngan pariwisata pada prinsipnya sama dengan pengembangan produk wisata, yang mana dalam pengembangan produk wisata yang merupakan sarana pariwisata hendaknya disesuaikan dengan perubahan wisatawan Pariwisata Berkelanjutan atau Sustainable Tourism adalah pariwista yang berkembang sangat pesat, termasuk pertambahan arus kapasitas akomodasi, populasi lokal dan lingkungan, dimana perkembangan pariwisata dan investasi – investasi baru dalam sektor pariwisata seharusnya tidak membawa dampak buruk dan dapat menyatu dengan lingkungan, jika kita memaksimalkan dampak yang positif dan meminimalkan dampak negatif. Pembangunan pariwisata berkelanjutan pada intinya berkaitan dengan usaha menjamin agar sumber daya alam, sosial dan budaya yang dimanfaatkan untuk pembangunan pariwisata pada generasi ini agar dapat dinikmati untuk generasi yang akan datang. Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dengan Ekowisata Keberhasilan ekowisataa tergantung pada beberapa hal, yang dapat dibagi menjadi tiga faktor utama yaitu faktor struktural, eksternal dan internal. faktor yang berhubungan dengan kelembagaan, kebijakan dan regulasi pengelolaan kawasan ekowisata (tingkat lokal, daerah, nasional dan internasional). faktor eksternal merupakan faktor kunci yang berasal dari luar lokasi ekowisata tersebut, seperti kesadaran wisatawan akan kelestarian lingkungan, kegiatan penelitian/pendidikan di wilayah ekowisata untuk kepentingan kelestarian lingkungan dan masyarakat lokal. Sedangkan Faktor internal dapat diklasifikasikan seperti potensi daerah untuk pengembangan ekowisata, pengetahuan pemandu ekowisata tentang pelestarian lingkungan dan partisipasi penduduk lokal. Untuk menujang Pemandu Ekowisata yang berkompeten untuk pengembangan pariwisata berbasis ekowisata. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia telah mempunyai skema  baru yaitu skema kepemanduan ekowisata yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

sertifikasi-food-production-perhotelan

Sertifikasi Food Production Perhotelan

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Sertifikasi Food Production Perhotelan LSP JDI – Food production merupakan bagian dari departemen F & B bertanggung jawab untuk pembuatan makanan dan minuman di hotel . Tempat untuk melaksanakan pekerjaan yang disebut ” kitchen “. Food production ini adalah sebuah profesi kerja dalam sebuah manajemen hotel berbintang yang bekerja di belakang layar, masyarakat dengan istilah juru masak, koki atau cheff. Kompetensi yang dimiliki, ketelitian serta passion menjadi syarat utama yang harus dimiliki oleh profesi tersebut. Karena berkaitan dengan hidangan yang di konsumsi oleh pelanggan maka dari itu seorang food production harus betul-betul suka dan mempunyai hobi memasak. Sertifikasi Food Production Perhotelan Ketelitian dalam menakar porsi, kebersihan dalam memilih bahan masakan serta ketepatan waktu dan proses memasak merupakan hal-hal yang akan ditemui setiap saat saat bekerja. Meskipun tidak berinteraksi langsung dengan tamu-tamu hotel, pekerjaan ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata, karena diantara jenis pekerjaan yang lain, profesi ini memberikan penghasilan atau gaji yang berada di rating tertinggi diantara departemen atau profesi kerja yang lain, sesuai dengan posisi dan jabatan kerjanya.Dalam pekerjaannya profesi tersebut bertanggungjawab atas area dapur, baik itu untuk pengolahan makanan dan minuman mencangkup memberikan ide menu, memasak dan mendekorasi/ plating makanan) maupun untuk kebersihan area dapur. Sertifikasi tersebut mengacu pada SKKNI (Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) serta berlisensi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia dengan mempunyai 3 skema bidang Food Production, skema tersebut antara lain adalah:                 Skema Baker Skema sertifikasi Baker adalah uji kompetensi yang diikuti oleh seseorang yang berprofesi sebagai tukang roti, Mencampur dan memanggang bahan untuk memproduksi roti, roti rolls, cookies, kue, pie, pastries, atau makanan yang dipanggang lainnya. Sertifikasi tersebut cocok untuk baker yang bekerja di toko roti, restoran, hotel, atau bisnis lainnya.                 Skema Demi Chef Skema sertifikasi Demi Chef ini adalah uji kompetensi yang diikuti oleh para koki ataupun chef bisa juga usaha catering yang akan menambah pengalamannya mempunyai sertifikasi sebagai bukti legalitas profesi.                 Skema Bartender Skema sertifikasi Skema Bartender adalah uji kompetensi yang di peruntukkan bagi seseorang yang bekerja di suatu bar ataupun hotel yang menyediakan atau meracik munuman. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

manajement-event-pada-pelaksanaan-mice-2

Manajement Event pada Pelaksanaan MICE

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Manajement Event pada Pelaksanaan MICE LSP JDI – Manajemen event adalah bagian dari ilmu manajemen yang mencipatakan dan mengembangkan sebuah kegiatan dengan tujuan untuk mengumpulkan orang-orang di satu tempat, melakukan serangkaian aktivitas yang teratur untuk memperoleh suatu informasi atau menyaksikan suatu kejadian. Sebagian orang menyebut manajemen event sebagai bagian dari manjemen proyek. Namun terlepas dari hal itu, dengan melihat kegiatannya yang melibatkan banyak orang dan dilihat dari sisi perusahaan, maka event termasuk dalam kajian komunikasi pemasaran seperti halnya periklanan dan promosi. Manajemen event dapat diartikan sebagai pengorganisasian sebuah kegiatan yang dikelola secara professional, sistematis efisien, dan efektif. Kegiatan ini meliputi konsep (perencanaan) sampai dengan pelaksanaan hingga pengawasan. Dalam manajemen event, semua orang harus bekerja keras dengan visi yang sama untuk menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan harapan. Ketika melakukan manajemen event semua orang harus bekerja keras dengan visi yang sama untuk menghasilkan event yang sesuai dengan yang kita harapkan. Sangatlah diperlukan kekompakan pada setiap orang yang terlibat dalam sebuah tim. Maksudnya, dalam sebuah tim itu tidak boleh merasa dirinya paling kuat, hebat dalam menjalankan tugas, tapi semuanya harus saling bergantung satu sama lain. Manajement Event pada Pelaksanaan MICE Dalam kegiatan MICE perlu adanya berbagai bidang agar sukses dalam penyelenggaraan kegiatan MICE. Banyak yang kita ketahui tentang berbagai manajemen dalam pelaksanaan MICE diantarannya adalah Event Organizer (EO), Production House (HP), Communication,  Agency, Panitia Pelaksana, Organizing Committee. Ada berbagai cara untuk merancang suatu event dalam pelaksanaan MICE diantaranya adalah Menentukan tujuan event     Menentukan kemasan event     Menyusun detail event     Menyusun tim kerja     Menyusun anggaran kegiatan     Menggandeng mitra strategis Untuk menjadi tim bagian dari pelaksanaan kegiatan MICE tentunya banyak yang harus diperhatikan salah satunya adalah dengan SDM yang handal dan professional dalam bidang tersebut dan cara untuk mejadi seorang SDM tersebut yaitu mengikuti sertifikasi untuk membuktikan kompetensi kerja di bidangnya. Maka dari itu seeorang SDM yang sudah mengikuti sertifikasi akan lebih mudah untuk terjun di suatu event. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia, seorang SDM yang ingin bekerja atau menekuni pada bidang MICE dapat mengikuti sertifikasi dengan skema Marketing Communication Specialist, skema Bidding Specialist, skema Venue Management Specialist, skema Pendamping dan Penghubung VVIP-VIP Liaison Office, skema Event Registration. Sertifikasi tersebut bias diikuti tidak hanya SDM dibidang MICE tetapi masyarakat umum yang ingin mengembangkan potensinya di bidang MICE. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

skema-sertifikasi-kompetensi-tata-boga-2

Skema Sertifikasi Kompetensi Tata Boga

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Skema Sertifikasi Kompetensi Tata Boga LSP JDI – Dalam menghadapi keterbukaan ekonomi, sosial dan budaya antarnegara secara global, khususnya pada era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang diberlakukan akhir tahun 2015. Indonesia harus dapat menyediakan tenaga kerja terampil menengah hingga profesional baik untuk bekerja di negara sendiri maupun di negara anggota MEA. Tak terkecuali dalam bidang tata boga. Tata boga merupakan ilmu pengetahuan mengenai seni mengolah makanan, mulai dari persiapan, pengolahan, hingga cara menghidangkan makanan. Berbagai aspek tata boga, baik tentang tekstur makanan, mutu panganan, maupun kandungan nilai gizi dipelajari oleh ilmu Tata Boga. Tata boga adalah pengetahuan di bidang boga (seni mengolah masakan) yang mencakup ruang lingkup makanan, mulai dari persiapan pengolahan sampai dengan menghidangkan makanan itu sendiri yang bersifat tradisional maupun Internasional. Memperkenalkan dan mengajarkan pengetahuan bahan dasar/utama, nutrisi dan gizi, teknik pembuatan dan pengolahan berbagai jenis masakan dari seluruh dunia secara benar dan higienis sampai menjadi produk bercitarasa tinggi, serta teknik penyajiannya yang benar Dengan mengikuti sertifikasi tersebut mempunyai keuntungan antara lain bagi Pencari Kerja yang mempunyai sertifikat kompetensi, maka Kredibilitas dan kepercayaan dirinya akan meningkat; Mempunyai bukti bahwa komptensin yang dimiliki telah diakui; Bertambahnya niali jual dalam rekrutmen tenaga kerja; Kesempatan berkarir yang lebih besar; Mempunyai parameter yang jelas akan adanya keahlian dan pengetahuan yang dimiliki. Sedangkan bagi Karyawan di tempat kerja yang telah bersertifikat maka jenjang karir dan promosi yang lebih baik; Meningkatkan akses untuk berkembang dalam profesinya Pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki. Bagi kalian sebagai mahasiswa jurusan tata boga atau mengeluti bidang kuliner sangat diperlukan sertifikasi sebagai bukti keahlian (kompetensi). Sertifikasi tersebut dapat anda ikuti di Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonsia dengan skema Commis Pastry, Baker, Bartender, Demi Chef, Barista, Pengolahan Hidangan Indonesia dan masih banyak skema bidang pariwisata lainnya. Lihat skema sertifikasi yang lain disini.. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Scroll to Top