Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Penerapan K3 Pada Unit Kompetensi Pijat Kehamilan (Prenatal) Dengan SPA
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Penerapan K3 Pada Unit Kompetensi Pijat Kehamilan (Prenatal) Dengan SPA

Penerapan K3 Pada Unit Kompetensi Pijat Kehamilan (Prenatal) Dengan SPA LSP JDI – Pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan atau bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sangat penting untuk dilaksanakan pada semua bidang pekerjaan tanpa terkecuali pada bidang SPA. Aturan dan regulasi kesehatan dan keselamatan diberlakukan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan dan peralatan yang ada di SPA. Penting bagi setiap terapis SPA untuk menjaga kebersihan dan lingkungan yang sehat, karena SPA menawarkan layanan dimana peralatan dapat dengan mudah menularkan bakteri dan virus kepada klien dan karyawan. Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam penerapan lingkungan kerja bersih dan aman sesuai dengan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di bidang SPA. Sedangkan elemen kompetensi yang harus diperhatikan oleh seorang terapis yang akan melakukan uji kompetensi skema Pemijatan Kehamilan (prenatal) dengan SPA antara lain melakukan prosedur lingkungan kerja bersih dan aman, menerapkan standar hygiene sanitasi pada diri pribadi, peralatan dan perlengkapan serta tempat kerja dan menangani keadaan darurat. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia kini hadir dengan skema baru diantaranya Klaster Pemijatan Kehamilan (prenatal) dengan SPA dengan memiliki 6 unit kompetensi yang harus di kuasai seorang terapis pada skema tersebut antara lain menerapkan lingkungan kerja bersih dan aman sesuai dengan prinsip keselamatan dan kesehata kerja, melakukan persiapan dan pengemasan kerja, melakukan komunikasi di tempat kerja SPA, melakukan analisis dasar kondisi pelanggan untuk perawatan SPA, melakukan analisis lanjutan kondisi pelanggan untuk perawatan SPA, melakukan pijat kehamilan dengan SPA. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sertifikasi Usaha Hotel adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha hotel untuk mendukung peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan usaha hotel melalui baca selengkapnya…

Unit Kompetensi Skema Sertifikasi Pengolahan Hidangan Indonesia
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Unit Kompetensi Skema Sertifikasi Pengolahan Hidangan Indonesia

Unit Kompetensi Skema Sertifikasi Pengolahan Hidangan Indonesia LSP JDI – Makanan Indonesia adalah susunan makanan yang terdiri atas makanan pokok, lauk pauk, sayuran, sayur, sambal, sedap-sedapan dan minuman. Dilihat dari waktu penyajian makanan Indonesia sehari-hari dapat digolongkan menjadi makan pagi, makan siang, dan malam. Yang menjadi ciri khas masakan Indonesia adalah penggunaan banyak jenis bumbu dan rempah serta rasa yang kuat. Selain itu makanan Indonesia sering dinikmati bersama tambahan pelengkap sambal dan kerupuk (keripik). Bahan makanan yang digunakan dalam pengolahan makanan Indonesia berbagai macam sesuai dengan potensi daerah masing-masing yang dibedakan menjadi bahan nabati dan hewani. Bahan makanan nabati diantaranya yaitu sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan umbu-umbian. Sedangkan bahan makanan hewani yang digunakan seperti daging (sapi, kambing, domba), unggas (ayam, bebek), telur, ikan dan hasil laut lainnya (udang, kerang, cumi-cumi). Sedangkan bumbu yang digunakan tiap daerah macam-macam sesuai dengan tradisinya. Di Indonesia profesi chef terus berkembang, Perkembangan industri kuliner di Indonesia sangat bagus. Dalam beberapa tahun terakhir, Pertumbuhan pesat bisnis kuliner berkesempatan berkarier di dunia kuliner Indonesia sangat besar. Seorang chef tidak hanya mahir dalam membuat makanan tapi hal lain yang harus dikuasai seorang chef adalah membuat resep masakan, menentukan bahan-bahan masakan yang harus disediakan, menyajikan makanan yang enak serta layak untuk dibayar mahal. Chef juga harus bisa memasak sesuai dengan pesanan para pelanggan. Selalu mengawasi staf yang ada di dapur dalam hal penggunaan mesin dan fasilitas yang lainnya dengan tepat dan sesuai. Program sertifikasi prefesi chef ini juga sejalan dengan jumlah tenaga chef di Indonesia yang belakangan meningkat.”Profesi ini semakin diminati karena didorong tumbuhnya industri kuliner di tanah air. Dengan mengikuti sertifikasi chef tersebut menunjukan bahwa kamu memang berkompeten pada bidang tersebut. Tentunya hal ini akan menjadi pertimbangan perusahaan nantinya apakah akan menerima kamu untuk posisi pekerjaan yang sesuai dengan pekerjaan tersebut. Unit Kompetensi Skema Sertifikasi Pengolahan Hidangan Indonesia. Bagi kalian sebagai chef atau mengeluti bidang kuliner khususnya hidangan khas Indonesia sangat diperlukan sertifikasi sebagai bukti keahlian (kompetensi). Sertifikasi tersebut dapat anda ikuti di Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonsia dengan skema Pengolahan Hidangan Indonesia. Sebelum mengikuti sertifikasi tersebut harus menguasai unit kompetensi yang akan di ujikan dalam sertifikasi tersebut, unit tersebut antara lain: No. Kode Unit Judul Unit Kompetensi 1 I.55HDR00.149.02 Melakukan Kerjasama Dengan Kolega dan Pelanggan 2 I.55HDR00.151.02 Mengikuti Prosedur Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Di Tempat Kerja 3 I.55HDR00.056.02 Mengorganisir Operasional Masakan Dalam Jumlah Besar 4 I.55HDR00.124.02 Menyiapkan dan Membuat Kaldu dan Sup (Soto) 5 I.55HDR00.125.2 Menyiapkan dan Membuat Hidangan Kari Daging, Ayam, Seafood dan Sayur-Sayuran 6 I.55HDR00.126.02 Menyiapkan dan Membuat Hidangan Nasi dan Mie Masakan Indonesia 7 I.55HDR00.127.02 Menyiapkan dan Membuat Sate/Jenis Makanan Panggang 8 I.55HDR00.128.02 Menyiapkan dan Membuat Hidangan Pengiring Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Bagi pelaku usaha jasaboga, jaminan kebersihan dan sanitasi merupakan syarat utama yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi jasaboga atau catering. Standar sanitasi menjadikan baca selengkapnya…

ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Certified Tata Boga di Era Kompetisi Global

Certified Skema Pengolahan Hidangan Indonesia LSP JDI – Era globalisasi mensyaratkan terbukanya kesempatan tiap negara untuk memasarkan produk maupun jasa masing-masing. Makanan berpotensi untuk berperan dalam pasar global, seperti telah kita rasakan saat ini makanan asing merebut pasar Indonesia dengan mempopulerkan makanan-makanan asing sebagai makanan yang bergengsi. Apabila hal ini berlangsung secara terus menerus maka akan sangat mengkhawatirkan bangsa kita, jati diri kita sebagai bangsa dengan budaya yang luhur sedikut demi sedikit akan terkikis, dimana kita tidak mengenal makanan kita sendiri, tetapi lebih bangga apabila menyantap makanan-makanan asing. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi lunturnya kegemaran sebagian masyarakat terhadap makanan tradisional Indonesia antara lain disebabkan karena adanya perubahan gaya hidup, perubahan sosial budaya, perkembangan ekonomi dalam kehidupan masyarakat, di samping itu kebiasaan masyarakat terhadap makan di luar, gencarnya promosi dan tersedianya makanan asing di berbagai kota besar juga sebagai salah satu faktor mengapa masyarakat lebih menyukai makanan asing dari pada makanan kita sendiri. Bagi kalian sebagai chef atau mengeluti bidang kuliner khususnya hidangan khas Indonesia sangat diperlukan sertifikasi sebagai bukti keahlian (kompetensi). Sertifikasi tersebut dapat anda ikuti di Lembaga Sertifikasi Profesi Jana Dharma Indonsia dengan skema Pengolahan Hidangan Indonesia. Karena memasak saja belum cukup membuktikan kompetensimu, perlu adanya bukti nyata berupa sertifikasi. Sehingga penerima kerja bisa mengetahui kemampuanmu secara tertulis. Berikut untuk persyaratan yang harus dilengkapi oleh peserta: Persyaratan Dasar Pemohon 1. Minimal 12 bulan pengalaman kerja (surat rekomendasi) dan/atau 2. Pernah mengikuti pelatihan yang relevan (sertifikat pendukung) Persyaratan Administrasi 1. Ijazah Terakhir 2. KTP 3. Pas Foto 3×4 (4 lembar) *dikumpulkan hardfile ke manajemen LSP 4. CV (daftar riwayat hidup) 5. Job desk Persyaratan Portofolio (bagi sertifikasi ulang) 1. Sertifikasi kompetensi BNSP 2. Berpengalaman kerja dibidang yang sama secara terus menerus min 2 tahun Peserta dapat berasal dari 1. Industri Kuliner 2. SDM yang berasal dari Hotel 3. Usaha jasa pariwisata lainnya   Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Bagi pelaku usaha jasaboga, jaminan kebersihan dan sanitasi merupakan syarat utama yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi jasaboga atau catering. Standar sanitasi menjadikan baca selengkapnya…

certified-jasa-boga-lsp-jana-daharma-indonesia
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Certified Jasa Boga LSP Jana Daharma Indonesia

Certified Jasa Boga LSP Jana Daharma Indonesia LSP JDI – Indonesia sangat terkenal dengan surganya kuliner, produk pangan Indonesia sangat berkualitas dan beragam. Saat ini pertumbuhan usaha kuliner khususnya di Indonesia sangatlah pesat, oleh karena itu perlunya kita memiliki kompetensi dan pengetahuan tentang standar kualitas bagi pelaku bisnis terhadap produk kuliner yang disajikan. Industri jasa boga dirancang berdasarkan tuntutan perubahan kebutuhan pasar kerja, yang akan digunakan sebagai acuan untuk melatih dan mendidik angkatan kerja yang memiliki keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang diperlukan oleh industri jasa boga. Pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan perubahan yang sangat cepat pada teknologi, cara kerja, tuntutan selera pelanggan, sosial, ekonomi dan lingkungan budaya baik secara nasi. Mengapa sertifikasi kompetensi kerja diperlukan? Sertifikasi kompetensi kerja adalah merupakan suatu pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan, dengan demikian sertifikasi kompetensi memastikan bahwa tenaga kerja (pemegang setifikat) tersebut terjamin akan kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi maka akan mempengaruhi dan memberikan jaminan baik terhadap pemegangnya ataupun pihak lain. Skema untuk bidang tata boga antara lain adalah: 1. Uji Kompetensi Demi Chef 2. Uji Kompetensi Commis Pastry 3. Uji Kompetensi Baker 4. Uji Kompetensi Pengolahan Hidangan Indonesia Berikut untuk persyaratan yang harus dilengkapi oleh peserta: Persyaratan Dasar Pemohon 1. Minimal 12 bulan pengalaman kerja (surat rekomendasi) dan/atau 2. Pernah mengikuti pelatihan yang relevan (sertifikat pendukung) Persyaratan Administrasi 1. Ijazah Terakhir 2. KTP 3. Pas Foto 3×4 (4 lembar) *dikumpulkan hardfile ke manajemen LSP 4. CV (daftar riwayat hidup) 5. Job desk Persyaratan Portofolio (bagi sertifikasi ulang) 1. Sertifikasi kompetensi BNSP 2. Berpengalaman kerja dibidang yang sama secara terus menerus min 2 tahun Peserta dapat berasal dari 1. Industri Kuliner 2. SDM yang berasal dari Hotel 3. Usaha jasa pariwisata lainnya   Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Bagi pelaku usaha jasaboga, jaminan kebersihan dan sanitasi merupakan syarat utama yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi jasaboga atau catering. Standar sanitasi menjadikan baca selengkapnya…

unit-kompetensi-sertifikasi-skema-pijat-bayi
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Unit Kompetensi Sertifikasi Skema Pijat Bayi

Unit Kompetensi Sertifikasi Skema Pijat Bayi LSP JDI – Persiapan dan pengemasan kerja penting dilakukan oleh seorang terapis saat melakukan uji kompetensi pada Klaster Pemijatan Bayi dengan Spa. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwasannya semua komponen baik alat dan bahan sudah sesuai dengan standar Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam melakukan persiapan dan pengemasan, sedangkan elemen kompetensi yang harus diperhatikan oleh seorang terapis yang akan melakukan uji kompetensi skema Klaster Pemijatan Bayi dengan Spa antara lain mempersiapkan area kerja, melaksanakan persiapan diri terapis, melaksanakan persiapan pelanggan, melaksanakan pengemasan area kerja pasca perawatan, melaksanakan pelayanan pasca perawatan. Dalam mempersiapkan area kerja hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan ruangan sesuai dengan standar kenyamanan dan ketenangan dan mempersiapkan peralatan dan perlengkapan ditata sesuai dengan standar kepraktisan dan keamanan kerja Berikutnya adalah melaksanakan persiapan diri terapis yaitu melakukan penataan rambut sesuai standar penampilan, memperhatikan pakaian kerja dalam keadaan rapi, bersih, sopan, nyaman dan tidak menggangu kerja. Selain itu melaksanaan persiapan pelanggan dengan menyambut secara ramah dan sopan sesuai dengan prosedur memastikan perawatan yang diambil sesuai dengan hasil analisa dan konsultasi pelanggan. Prosedur terakhir yaitu melakukan pengemasan area kerja pasca perawatan, kriteria dalam unit tersebut adalah membersihkan dan menyimpan kembali semua peralatan yang sudah digunakan dan kriteria yang terakhir adalah melaksanakan pelayanan pasca perawatan yang meliputi memastikan pelanggan dalam keadaan nyaman dan aman, membantu pelanggan dalam merapikan diri setelah perawatan dan mencatat data kepuasan sesuai dengan prosedur. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia kini hadir dengan skema baru diantaranya Klaster Pemijatan Bayi dengan Spa dengan memiliki 6 unit kompetensi yang harus di kuasai seorang terapis baby spa pada skema tersebut antara lain menerapkan lingkungan kerja bersih dan aman sesuai dengan prinsip keselamatan dan kesehata kerja, melakukan persiapan dan pengemasan kerja, melakukan komunikasi di tempat kerja spa, melakukan analisis dasar kondisi pelanggan untuk perawatan spa, melakukan analisis lanjutan kondisi pelanggan untuk perawatan spa, melakukan pijat bayi dengan spa.   Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sertifikasi Usaha Hotel adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha hotel untuk mendukung peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan usaha hotel melalui baca selengkapnya…

certified-pijat-bayi-lsp-jana-dharma-indonesia
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Certified Pijat Bayi LSP Jana Dharma Indonesia

Certified Pijat Bayi LSP Jana Dharma Indonesia LSP JDI – Pertumbuhan dan perkembangan industri spa di Indonesia menjadikan spa menjadi destinasi pariwisata yang menarik dan kompetitif. Terlebih Indonesia memiliki potensi serta SDM berkualitas sehingga dapat mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia. Spa kini juga tidak terbatas hanya orang dewasa, mengingat bayi dan anak pun dapat mengikuti program spa. Spa bayi merupakan beberapa rangkaian untuk stimulasi tumbuh kembang pada anak dengan memberikan pelayanan berupa pijat bayi, senam bayi dan bayi berenang. Beberapa rangkaian tersebut merupakan suatu kesatuan untuk memberikan stimulasi pada anak sehingga anak dapat mengembangkan motoriknya serta melatih kecerdasannya. Dengan adanya spa bayi dapat mengetahui serta melatih perkembangan anak sehingga perkembangan anak dapat sesuai dengan standar sesuai usianya. Manfaat dari baby spa sangat banyak, menurut beberapa penelitian spa bayi memiliki beberapa keunggulan dan manfaat seperti, membantu anak melatih keseimbangan, meningkatkan kekuatan otot dan tulang, mendorong perkembangan motorik, serta dengan adanya gerakan tubuh di dalam air maka anak akan belajar menendang-nendang, mengayunkan tubuh dan menggerakan kedua tangannya secara bebas, dapat mendorong perkembangan otak lewat stimulasi sensorik dengan beberapa gerakan yang telah dilakukan dan juga beberapa sentuhan yang diberikan saat pemijatan, dalam pemijatan juga bermanfaat untuk meringankan serta mencegah beberapa masalah seperti masalah pencernaan. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia kini hadir dengan skema baru diantaranya Klaster Pemijatan Bayi dengan Spa dengan memiliki 6 unit kompetensi yang harus di kuasai seorang terapis baby spa pada skema tersebut antara lain menerapkan lingkungan kerja bersih dan aman sesuai dengan prinsip keselamatan dan kesehata kerja, melakukan persiapan dan pengemasan kerja, melakukan komunikasi di tempat kerja spa, melakukan analisis dasar kondisi pelanggan untuk perawatan spa, melakukan analisis lanjutan kondisi pelanggan untuk perawatan spa, melakukan pijat bayi dengan spa. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sertifikasi Usaha Hotel adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha hotel untuk mendukung peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan usaha hotel melalui baca selengkapnya…

sertifikasi-skema-pijat-bayi-lsp-jana-dharma-indonesia
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Sertifikasi Skema Pijat Bayi Lsp Jana Dharma Indonesia

Sertifikasi Skema Pijat Bayi Lsp Jana Dharma Indonesia LSP JDI – Baby Spa adalah perawatan yang dirancang untuk memberikan stimulasi positif pada bayi yang berusia 3 bulan atau jika bayi sudah bisa mengangkat kepala dengan kuat saat ditengkurapkan. Sedangkan pemijatan bayi menjadi salah satu tradisi yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia, mulai dari bayi lahir hingga menginjak beberapa bulan bahkan beberapa tahun. Pijat bayi diyakini membawa banyak manfaat antara lain meningkatkan interaksi dengan bayi, membuat rileks dan mudah tertidur, mengelola stress, mengurangi menangis, meningkatkan berat badan, menjaga kestabilan detak jantung bayi. Aktivitas untuk bayi dilakukan dibawah pengawasan terapis terlatih. Dalam perkembangannya, aktivitas spa tidak semata-mata mencangkup perawatan mandi saja, tetapi juga mencangkup perawatan lainnya seperti pemijatan tubuh. Spa kini juga tidak terbatas hanya bagi orang dewasa, bayi dan anak pun dapat mengikuti program spa di salon spa khusus. Menjadi seseorang yang professional dibidang tersebut tentunya harus mempunyai keahlian khusus dan mempunyai sertifikasi kompetensi. Dalam meningkatkan daya saing industri pariwisata di Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di industri spa salah satunya dengan melakukan sertifikasi kompetensi. Langkah tersebut sebagai upaya untuk memberikan pengakuan atas kompetensi profesi yang dimiliki tenaga kerja di bidang spa, meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga bidang terapis spa serta meningkatkan kompetensi dan memahami pentingnya professional dan legalitas yang harus di miliki seorang terapis. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jana Dharma Indonesia kini hadir dengan skema baru diantaranya Klaster Pemijatan Bayi dengan Spa dengan memiliki 6 unit kompetensi yang harus di kuasai seorang terapis baby spa pada skema tersebut antara lain menerapkan lingkungan kerja bersih dan aman sesuai dengan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja, melakukan persiapan dan pengemasan kerja, melakukan komunikasi di tempat kerja spa, melakukan analisis dasar kondisi pelanggan untuk perawatan spa, melakukan analisis lanjutan kondisi pelanggan untuk perawatan spa, melakukan pijat bayi dengan spa. Berikut untuk persyaratan yang harus dilengkapi oleh peserta: Persyaratan Dasar Pemohon 1. Minimal 12 bulan pengalaman kerja (surat rekomendasi) dan/atau 2. Pernah mengikuti pelatihan yang relevan (sertifikat pendukung) Persyaratan Administrasi 1. Ijazah Terakhir 2. KTP 3. Pas Foto 3×4 (4 lembar) *dikumpulkan hardfile ke manajemen LSP 4. CV (daftar riwayat hidup) 5. Job desk Persyaratan Portofolio (bagi sertifikasi ulang) 1. Sertifikasi kompetensi BNSP 2. Berpengalaman kerja dibidang yang sama secara terus menerus min 2 tahun Peserta dapat berasal dari 1. Terapis Spa 2. SDM yang berasal dari Hotel 3. Mahasiswa Jurusan Terapis Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sertifikasi Usaha Hotel adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha hotel untuk mendukung peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan usaha hotel melalui baca selengkapnya…

certified-skema-customer-service-perhotelan
ID, Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia

Certified Skema Customer Service Perhotelan

Certified Skema Customer Service Perhotelan LSP JDI – Menjadi seorang customer service atau layanan pelanggan seringkali hanya sebatas menjawab pertanyaan-pertanyaan umum yang diajukan oleh konsumen, terlebih dalam industry hospitality. Customer Service adalah divisi yang memainkan peranan penting dalam proses pertahanan sebuah perusahaan. Meski sering dianggap sepele, sebenarnya customer service merupakan pekerjaan yang memiliki banyak fungsi dan peran di dalam perusahaan. Setidaknya terdapat dua fungsi utama seorang customer service, fungsi utama yang pertama adalah menjadi humas terdepan, dan yang kedua adalah menciptakan kultur perusahaan yang positif. Berikut adalah tugas-tugas customer service perhotelan 1. Menerima tamu Customer service di hotel bertugas untuk menerima tamu, melayani setiap pertanyaan yang ditanyakan pengunjung serta memberikan informasi dengan selangkap-lengkapnya. Untuk melayani dan menjawab pertanyaan tersebut, seorang customer service harus sebisa mungkin bersikap sopan, ramah dan menyenangkan, serta berbicara dengan suara lembut tapi jelas. 2. Menjadi customer relation office Menjadi customer relation office adalah seorang customer service yang harus membina hubungan baik dengan seluruh tamu sehingga tamu-tamu akan merasa aman dan nyaman saat berada di hotel tersebut. Imbasnya tamu tersebut bisa menjadi pelanggan di hotel tersebut dan mereka menjadi 3. Sebagai komunikator Ada kalanya hotel mengalami kendala-kendala teknis seperti wifi mati, AC tidak dingin, atau ganguan suara karena sedang diadakan renovasi. Pihak hotel melalui customer service harus menyampaikan hal ini dengan didahului dengan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya. Meski secara teknis tamu merasa tidak nyaman, namun dengan pelayanan yang baik dari customer service bisa membuat tamu tersebut tidak terlalu mempermasalahkan masalahnya lebih jauh lagi. 4. Melayani reservasi secara online Saat ini proses reservasi kamar hotel sudah dapat dilakukan hanya lewat smartphone saja. Selain itu, reservasi jug dapat dilakukan lewat website resmi hotel tersebut. Dalam website biasanya ada ruang chat untuk membantu calon pemesan dalam proses reservasi atau informasi tentang ketersediaan kamar. Tugas customer service adalah melayani pertanyaan-pertanyaan dalam website tersebut. Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi: CS WhatsApp  : 0813-8058-460 Telp              : 0274 543 761 Instagram  : @jana_dharma_indonesia Email           : [email protected] Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia: Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sertifikasi Usaha Hotel adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha hotel untuk mendukung peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan usaha hotel melalui baca selengkapnya…

Scroll to Top