JENIS SKEMA

Okupasi

PELAKSANAAN

1 Hari, Tatap Muka

HASIL AKHIR

E-Sertifikat BNSP

FASILITAS

Coffee Break

Ruang Lingkup Asesmen

Unit kompetensi yang akan dinilai

Berikut ini adalah unit kompetensi yang akan di uji sesuai dengan skema sertifikasi

Daftar Unit Kompetensi

5 Unit

NOKODE UNITJUDUL UNIT KOMPETENSI
1M.74PDP01.001.1Menyusun Rencana Kerja Konsultan Perencanaan Destinasi Pariwisata
2M.74PDP01.002.1Menerapkan Teknologi Informasi dalam Perencanaan Destinasi Wisata
3M.74PDP01.003.1Mengumpulkan Data dan Informasi Perencanaan Destinasi Pariwisata
4M.74PDP01.005.1Menentukan Isu Strategis Kepariwisataan di Destinasi Pariwisata
5M.74PDP01.010.1Menganalisis Krisis Kepariwisataan

Pastikan Portofolio Anda Relevan

Siapkan portofolio yang menunjukkan bahwa Anda telah melakukan pekerjaan sesuai unit kompetensi. Bukti harus autentik, mutakhir, memadai, dan dapat diverifikasi.

Persiapan Perserta

Persyaratan yang perlu dipenuhi

Berikut ini adalah persyaratan yang perlu Anda persiakan saat melakukan sertifikasi kompetensi

Widget Sertifikasi Elementor - Advanced Tabs

Kriteria calon peserta

Peserta perlu menunjukkan keterkaitan pendidikan, pelatihan, atau pengalaman kerja sesuai dengan skema LSP yang dipilih.

LSP P3

  1. Sedang menduduki jabatan Analis Perencana Destinasi Wisata, atau;
  2. Pengalaman kerja pada jabatan terkait minimal 1 (satu) tahun, atau;
  3. Telah lulus pelatihan berbasis kompetensi (Lembaga Pelatihan Vokasi), atau;
  4. Mahasiswa Magister bidang pariwisata yang telah menyelesaikan mata kuliah terkait dan magang.

Alur Pendaftaran

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilalui oleh pemohon sertifikasi.

  • LSP menginformasikan persyaratan, biaya, hak, dan kewajiban kepada pemohon.
  • Peserta memiliki akun SIAPkerja dari KEMNAKER.
  • Pemohon mengisi formulir Permohonan Sertifikasi (APL 01) dilengkapi bukti pendukung.
  • Pemohon Mengisi formulir Asesmen Mandiri (APL 02) dengan bukti relevan.
  • Peserta menyatakan setuju untuk memenuhi persyaratan dan memberikan informasi untuk penilaian.
  • LSP menelaah berkas pendaftaran untuk konfirmasi persyaratan.
  • Pemohon yang memenuhi persyaratan dinyatakan sebagai peserta sertifikasi.

Dokumen Administratif

Kelengkapan dokumen yang wajib dilampirkan saat mengisi formulir Permohonan Sertifikasi (APL 01) berdasarkan skema:

  • Persyaratan Umum: Fotokopi KTP/Paspor dan Pas Photo berlatar belakang merah 3x4.
  • LSP P3: SK pengangkatan/Kontrak kerja, Surat Keterangan pengalaman kerja, Sertifikat pelatihan, atau KHS & sertifikat magang.

Mulai Proses Kompetensi

Siap membuktikan kompetensi Anda sebagai Perencana destinasi Pariwisata?

Konsultasikan kesesuaian pengalaman dan portofolio Anda sebelum memilih jadwal asesmen

Sertifikasi Konsultan Perencanaan Destinasi Pariwisata Terdekat dari LSPP JDI Jogja, Jateng, Surabaya, Jakarta

Pernahkah Kamu melihat sebuah kawasan wisata baru yang langsung viral, ramai dikunjungi, dan mampu menggerakkan ekonomi warga lokal secara teratur? Di balik kesuksesan tersebut, ada proses analisis data yang sangat panjang. Sebelum sebuah infrastruktur fisik dibangun atau promosi besar-besaran digencarkan, seluruh potensi dan risiko kawasan tersebut harus dihitung secara matang.

Di era pariwisata berbasis digital dan berkelanjutan (sustainable tourism) seperti sekarang, instansi pemerintah maupun investor swasta tidak lagi menebak-nebak dalam membangun objek wisata. Mereka mengandalkan data sekunder, tren pergerakan pasar, hingga kalkulasi dampak lingkungan. Sektor ini membutuhkan pakar data yang kompeten. Jika Kamu menyukai dunia pariwisata sekaligus memiliki ketertarikan kuat pada riset dan pemetaan strategi, memiliki Sertifikasi Analis Perencana Destinasi Pariwisata adalah langkah paling tepat untuk memvalidasi keahlian profesionalmu di tingkat nasional.

Mari kita bahas secara mendalam mengenai profesi analitis ini, tugas utamanya, hingga bagaimana sertifikasi ini bisa melejitkan jenjang kariermu.

Apa Itu Analis Perencana Destinasi Pariwisata?

Secara profesional, Analis Perencana Destinasi Pariwisata adalah seorang ahli strategis yang bertugas mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data makro maupun mikro guna menyusun rekomendasi perencanaan pembangunan sebuah kawasan wisata.

Jika seorang perencana wilayah berfokus pada desain tata ruang fisik, maka sebagai seorang analis, Kamu berfokus pada kelayakan dan proyeksi masa depan destinasi tersebut. Kamu adalah orang yang menjawab pertanyaan kritis: Apakah destinasi ini layak dikembangkan? Berapa kapasitas maksimal pengunjung harian agar alam tidak rusak? Bagaimana dampak ekonominya bagi masyarakat lokal? Data yang Kamu hasilkan akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan cetak biru (master plan) pariwisata daerah.

Apa Tugas dan Tanggung Jawab Utamanya?

Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di sektor kepariwisataan, seorang analis memiliki fungsi taktis yang sangat krusial, antara lain:

  • Riset dan Pengumpulan Data Kewisataan: Melakukan survei lapangan, wawancara pemangku kepentingan (stakeholder), serta menganalisis data statistik kunjungan wisatawan.

  • Analisis Daya Dukung Lingkungan (Carrying Capacity): Menghitung batas ambang toleransi suatu objek wisata terhadap jumlah kunjungan agar tidak terjadi kerusakan ekosistem atau penurunan kualitas kenyamanan (overtourism).

  • Analisis Kelayakan Bisnis dan Ekonomi: Menyusun proyeksi investasi, analisis laba-rugi, dan potensi penyerapan tenaga kerja lokal di area destinasi baru.

  • Penyusunan Rekomendasi Kebijakan: Mengolah hasil analisis menjadi dokumen draf kebijakan yang siap digunakan oleh pengambil keputusan, baik kepala daerah (Dinas Pariwisata) maupun direksi perusahaan swasta.

Bagaimana Jenjang Karier di Bidang Ini?

Keahlian riset dan analisis data di bidang pariwisata menempatkan Kamu pada posisi yang sangat eksklusif dengan peta jalan karier yang jelas:

  • Junior Researcher / Surveyor Destinasi: Berfokus pada pengumpulan data mentah di lapangan, tabulasi data, dan pemetaan awal karakteristik wisatawan.

  • Analis Perencana Destinasi Pariwisata: Naik ke level taktis untuk mengolah data kompleks, melakukan pemodelan proyeksi tren, dan menyusun laporan evaluasi kelayakan destinasi.

  • Ahli Madya / Konsultan Senior Perencana Destinasi: Memimpin proyek riset skala besar, merancang draf Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda), dan menjadi penasihat utama investor.

  • Policy Director / Staf Ahli Kementerian: Level tertinggi yang bertugas merumuskan kebijakan pariwisata makro di tingkat nasional atau korporasi multinasional.

Berapa Kisaran Gaji dan Apa Syarat Pendidikannya?

Untuk menduduki posisi analisis strategis ini, industri umumnya memprioritaskan lulusan Sarjana (S1) atau Magister (S2) dari jurusan Pariwisata (spesifikasi Destinasi atau Pemasaran), Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi), Ekonomi Pembangunan, atau Geografi/Statistika.

Mengingat sifat pekerjaannya yang menuntut keahlian analitis tingkat tinggi (expert skill), kompensasi finansialnya sangat menjanjikan. Berdasarkan standar industri konsultansi kepariwisataan di Indonesia, kisaran gaji seorang Analis Perencana Destinasi Pariwisata berada di angka Rp10.000.000 hingga Rp22.000.000 per bulan.

Jika Kamu bekerja secara independen sebagai konsultan berbasis proyek (project-based) untuk proyek strategis nasional (seperti kawasan Destinasi Super Prioritas), nilai kontrak yang bisa Kamu raih tentu akan jauh lebih besar. Dengan mengantongi sertifikasi resmi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), posisi tawarmu untuk memenangkan tender proyek tentu menjadi sangat kuat.

Jadilah Analis Perencana Destinasi Pariwisata Bergaji Tinggi Sekarang!

Mengikuti Sertifikasi Analis Perencana Destinasi Pariwisata adalah keputusan investasi leher ke atas terbaik untuk mengukuhkan legalitas keahlianmu. Sertifikat ini menjadi stempel resmi bahwa Kamu bukan sekadar pengamat, melainkan seorang arsitek data yang siap membangun masa depan pariwisata yang maju dan berkelanjutan.

Jadi, raih sertifikasi kompetensimu melalui lembaga resmi terakreditasi dan mulailah melangkah menuju puncak karier impianmu sekarang juga!

Untuk pendaftaran sertifikasi atau konsultasi gratis, kamu dapat menghubungi:

Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia:

Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Scroll to Top