fbpx

680 peserta Dari SMK Pariwisata di DIY Akan Lakukan Uji Kompetensi

SIMG_20150210_082136ekitar 680 an peserta yang berasal dari Siswa SMK Pariwisata di DIY akan melakukan Uji Komptensi bekerjasama dengan LSP Pariwisata DIY. Beberapa bidang yang akan diujikan pada kesempatan kali ini meliputi Bidang Jasa Boga, Perhotelan dan Usaha Jasa Pariwisata. Guna membangun kesepahaman antar peserta dan tenaga pendidik dilakukan Rakor sekaligus sosialisasi yang diselenggarakan di Ruang Barong, Hotel Cavinton Yogyakarta (12/1). Direktur Eksekutif LSP Pariwisata Cabang DIY, Hairullah Gazali dalam sambutannya guna membuka kegiatan Rakor dan Sosialiasi LSP Pariwisata Dalam Rangka Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha kepada SMK se DIY menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada semua stakeholder pariwisata tidak terkecuali stakeholder di bidang pariwisata yang ada di SMK. Dalam kesempatan ini juga, disampaikan bahwa perlunya kesiapan SMK Pariwisata dalam menghadapi tantangan global agar tenaga kerja yang dihasilkan dapat lebih bersaing di era ini. “Berdasarkan pengalaman kami dilapangan justru yang paling banyak bekerja di hotel saat ini, justru bukan lulusan SMK Pariwisata namun justru lebih banyak dari SMK non pariwisata, padahal kalau kita lihat jumlah SMK Pariwisata saat ini juga sangat banyak dan menghasilkan lulusan ribuan.

Hadir dalam kesempatan ini 2 pembicara yang memberikan pemaparan tentang pentingnya sertifikasi kompetensi dan sertifikasi usaha. Pembicara tersebut diantaranya Minta Harsana yang mewakili Assesor LSP Pariwisata dan unsur Akademisi serta Jiman Budiharja yang mewakili unsur Auditor LSU Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indonesia. Sebagai moderator dalam diskusi ini Drs. Hermantony Wakil Ketua BPD PHRI DIY. Dalam paparannya masing-masing narasumber menjelaskan peranan sertifikasi kompetensi dan kaitannya dengan standar usaha. Disampaikan oleh Jiman Budiharja salah satu narasumber bahwa sertifikasi kompetensi merupakan persyaratan mutlak bagi SDM baik di perhotelan maupun usaha pariwisata lainnya. Sedangkan Minta Harsana menjelaskan pentingnya sertifikasi kompetensi dalam menciptakan karakter anak didik dalam menghadapi dunia kerja. Terdapat beberapa pertanyaan terkait dengan penguatan mental dan motivasi anak didik agar mampu dan dapat menguasai kompetensi. Hadir dalam kesempatan ini 30 orang yang berasal dari SMK di wilayah DIY.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas