Pemerintah Optimistis SDM Pariwisata Siap Hadapi MEA

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah menyatakan optimistis sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata Indonesia siap dalam menghadapi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015. “Memang pada MEA nanti akan ada arus bebas di bidang tenaga kerja termasuk SDM pariwisata. Saya tidak pesimistis, saya justru optimistis SDM kita masih ’leading’ di ASEAN,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) I Gde Pitana di Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Pitana mengatakan, sampai saat ini 80 persen standar sertifikasi SDM pariwisata yang digunakan oleh ASEAN mengacu pada aturan serupa yang dibuat dan berlaku di Indonesia.

Apalagi, Pitana menambahkan, mulai tahun ini Indonesia menjadi pusat “ASEAN Tourism Profession Monitoring Committee”, sebuah komisi pemberi sertifikasi profesi SDM pariwisata se-ASEAN. “Jadi mulai tahun depan semua SDM pariwisata se-ASEAN kalau ingin mendapatkan sertifikasi harus ke sini,” katanya.

Menurut Pitana, Kemenparekraf yakin secara rata-rata kualitas SDM Indonesia sudah siap menghadapi pemberlakuan MEA, bahkan tergolong unggul.Dia mengakui sampai saat ini jumlah SDM pariwisata di Indonesia yang sudah tersertifikasi masih berkisar dua persen dari total jumlah seluruh tenaga kerja pariwisata yang mencapai 9 juta orang.

“Ini bukan sesuatu yang mudah. Kita akan terus melakukannya. Tahun depan kita targetkan mampu sertifikasi 50.000 SDM,” tambah Pitana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas